Perkuat Sinergi Mendukung Program Nasional, Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pembangunan Sekolah Rakyat di Kepri

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Kepulauan Riau melalui Zoom Meeting, yang dibuka oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Senin (15/6/2026).

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Kepulauan Riau melalui Zoom Meeting, yang dibuka oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Senin (15/6/2026).

Rakor ini membahas kesiapan pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di masing-masing kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan tersebut, Perencana pada Biro Perencanaan Kementerian Sosial, Aulia Rahman, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

Program ini diperkuat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, serta regulasi terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2026.

Baca Juga :  Mulai Besok, Disdik Tanjungpinang Kembali Berlakukan Belajar Daring dari Rumah

Ia menekankan pentingnya kesiapan daerah dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Satker Koordinasi & Kebijakan Sosial pada Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau, Mahadi Rahman menyampaikan terkait perkembangan, kendala, dan proses pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya kesiapan lahan dan tahapan pekerjaan pendukung.

Mahadi menyebut hal yang menjadi perhatian adalah penyelesaian pekerjaan land clearing atau pembersihan lahan. Kondisi geografis wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri, mengingat karakteristik lahan yang berbeda dengan daerah daratan, termasuk kondisi lahan yang sebagian merupakan rawa sehingga membutuhkan penanganan dan proses pekerjaan yang lebih menyesuaikan kondisi lapangan.

Baca Juga :  Senam Bersama RT/RW, Rahma Ajak Terapkan Pola Hidup Sehat

Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat, menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih luas dan merata.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang siap mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat ini. Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, termasuk dalam penyelesaian kesiapan lahan dan berbagai tahapan yang diperlukan,” ujar Zulhidayat.

Ia menambahkan, meskipun terdapat tantangan kondisi geografis, Pemko Tanjungpinang tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan agar program strategis nasional tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga :  Rustam : Masyarakat Kian Berani Laporkan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

“Dengan kolaborasi bersama, kami optimistis seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Kepulauan Riau, sehingga program dapat terlaksana tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Ls/Dinas Kominfo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses