Anggota DPRD Tanjungpinang, Prengki Simanjuntak Hadiri Dialog Interaktif Mewujudkan Politik Bermartabat, Ini Pesannya

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Prengki Simanjuntak, S.IP menyempatkan diri menghadiri kegiatan Dialog Interaktif Peran Umat Katolik Hati Santa Maria Tak Bernoda (HSMTB) Kota Tanjungpinang Dalam Mewujudkan Politik yang Bermartabat, Sabtu (18/04/2026).

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Usai membuka kegiatan mahasiswa Umrah tentang Pelatihan Karya Tulis Ilmiah, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Prengki Simanjuntak, S.IP menyempatkan diri menghadiri kegiatan Dialog Interaktif Peran Umat Katolik Hati Santa Maria Tak Bernoda (HSMTB) Kota Tanjungpinang Dalam Mewujudkan Politik yang Bermartabat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kerasulan Awam (KERAWAM) Paroki Hati Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang bersama Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tanjungpinang, Sabtu (18/04/2026) pagi.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan pandangan politiknya, Politisi Hanura ini pun menjelaskan pengalaman dan perjuangannya bersama relawan bagaimana cara meraih simpati masyarakat hingga terpilih menjadi Anggota DPRD Tanjungpinang pada Pemilu 2024 lalu.

Menurutnya, politik bermarbat adalah seseorang yang masuk dalam dunia politik harus berlandaskan moral, kejujuran, keadilan, dan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Tentu ini soal integritas, solidaritas sosial, serta komitmen kita membangun hidup yang baik bagi masyarakat, meneladani karakter berintegritas seperti I.J. Kasimo, serta mengutamakan etika dan persatuan di atas kepentingan pribadi/golongan,” ujar Prengki Simanjuntak, Sabtu (18/04/2026).

Terkait menghadapi Pemilu 2029, ia mengatakan setiap orang berhak mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Akan tetapi, kata dia, sebelum terjun ke dunia politik, dirinya berpesan agar mengenali jati diri seperti popularitas, elektabilitas, kompetensi serta memetakan peluang keterpillihan.

Selain itu, lanjutnya, peluang keterpilihan seseorang menjadi anggota legislatif harus memiliki sosial yang tinggi dan rekam jejak yang baik ditengah masyarakat.

“Saya menyampaikan, siapa pun bisa masuk dalam dunia politik apalagi menyongsong Pemilu 2029. Akan tetapi sebelum terjun ke dunia poltik harus konsisten melakukan kegiatan sosial, kebaikan, dan petakan/kalkulasikan peluang keterpilihan, niscaya Tuhan akan mendengarkan tujuan baik kita,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses