Respons Cepat Kekeringan, PMI dan BPBD Bintan Pasok Air Bersih ke Kampung Bina Desa

Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan Kampung Bina Desa, Km. 17, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (03/02/2026). f-ist

BINTAN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan. Aksi kemanusiaan kali ini menyasar Kampung Bina Desa, Km. 17, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (03/02).

Tercatat sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) dengan total lebih dari 800 jiwa di RW.006 Kampung Bina Desa mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau yang melanda selama satu bulan terakhir. Penyaluran ini merupakan tahap ketiga dan direncanakan terus berlanjut secara berkala hingga kondisi cuaca membaik.

Ketua PMI Bintan, Hafizha Rahmadhani, turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar air bersih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

“Untuk Kampung Bina Desa, penyaluran akan kami lakukan rutin setiap 2 sampai 3 hari sekali selama kemarau berlanjut. Kami menggunakan armada tangki air untuk menjangkau titik-titik terdampak,” ujar Hafizha di sela-sela peninjauan.

Hafizha juga mengimbau masyarakat di wilayah lain untuk aktif melapor jika mengalami krisis air. Laporan dapat disampaikan melalui perangkat desa, mulai dari RT/RW, Kades, Lurah, hingga Camat untuk diteruskan ke PMI atau BPBD.

“Apabila ada wilayah yang kesulitan air bersih, segera laporkan. Kami siap merespons dengan cepat,” tegasnya.

Selain menangani krisis air, Hafizha menjelaskan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan lintas sektor untuk memantau potensi bencana lain di musim kemarau, seperti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Ia juga memberikan apresiasi dan semangat kepada para personel di lapangan agar tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja.

“Kita berdoa bersama agar kondisi ini segera berakhir dan cuaca kembali normal. Kepada seluruh personel, tetap jaga kesehatan karena tugas kita ke depan mungkin akan semakin padat,” tambah Hafizha.

Dalam kunjungan tersebut, Hafizha juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi. Kehadiran bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang merasa terbantu di tengah sulitnya akses air bersih akibat keringnya sumur-sumur warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses