DPRD Natuna Tinjau Puskesmas Kecamatan Bunguran Barat

82
DPRD Natuna saat meninjau Puskesmas Sedanau sekaligus melaksanakan rapat terbatas di Puskesmas Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Sabtu (04/4)

NATUNA | Warta Rakyat – Ketua DPRD Natuna, Andes Putra bersama Wakil Ketua DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatulah dan Ketua Komisi I berserta anggota meninjau Puskesmas Sedanau sekaligus melaksanakan rapat terbatas di Puskesmas Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Sabtu (04/4)

Dalam peninjauan di Kecamatan Bunguran Barat tepatnya Kelurahan Sedanau dihadiri Camat Bunguran Barat, Kepala Pukesmas Bunguran Barat, Perwakilan Dokter, Tim Kesehatan dan Perwakilan Mahasiswa..

Kedatangan Ketua DPRD Natuna bersama Anggota untuk menyemangati sekaligus menguatkan tim lapangan dalam melaksanakan peninjauan pemutusan tersebarnya wabah Covid-9.

“Kami disini hadir bersama-sama untuk menguatkan tim-tim dilapangan untuk meninjau langkah-langkah yang dilakukan untuk melakukan pemutusan mata rantai Covid 19 ini. Alhamdulilah sedanau sudah melakukan langkah dengan sangat tepat, walaupun masih ada beberapa hal yang masih kurang,” terang Andes

Sementara itu Dr. Ari, selaku Dokter yang bertugas di Puskesmas Sedanau mengungkapkan, Pukesmas Sedanau juga merupakan pukesmas rawat inap, karna itu juga membutuhkan APD.

DPRD Natuna saat meninjau Puskesmas Sedanau sekaligus melaksanakan rapat terbatas di Puskesmas Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Sabtu (04/4)

Dalam kesempatan tersebut dr. Ari menyampaikan keluhan tersebut kepada DPRD Natuna dan Pemerintah Kabupaten Natuna agar kiranya bisa mendestribusikan Alat Kelengkapan Kesehatan dalam melaksanakan pencegahan Covid-19.

“Kami disini juga membutuhkan APD, karena Puskesmas kami juga merupakan puskesmas rawat inap, jadi kami juga perlu diperhatian dari Pemerintah,” Ungkap Ari

Selama merebah wabah Pandemik covid 19 ini, lanjutnya, Pihak Puskesmas Sedanau juga terlibat langsung dalam hal pencegahan covid 19 ini, seperti pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang yang turun naik Pelabuhan Binjai-Sedanau, hingga Penumpang Kapal Bukit Raya dan Kapal Sabuk.

“Untuk itu saya berharap dengan keterbatasan yang ada disedanau ini, Pemerintah Kabupaten Natuna bisa membantu medistribusikan Alat-alat kelengkapan yang kami butuhkan, yaitu berupa APD, Rapid tes dan kelengkapan Kesehatan Lainnya,” ungkap dr. Ari

Menangapi hal yang disampaikan Dokter Pukesmas Kecamatan Bunguran Barat tersebut Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Aris munandar memohon untuk seluruh Gugus depan yang ada di Kecamatan Bunguran barat untuk tetap bisa bersabar dalam menangi Pandemik Covid 19.

“Kekurangan alat kelengkapan medis yang ada di Natuna merupakan PR bagi kami DPRD, perlu diketahui bahwa ketersediaan APD dan Rapid tes di Kabupaten Natuna sangatlah terbatas,sebab pada saat ini Natuna baru memiliki 100 Buah APD dan 100 Buah Rapid Tes yang dikirimkan Oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Untuk Kabupaten Natuna,” Ujar Aris

DPRD Natuna saat meninjau Puskesmas Sedanau sekaligus melaksanakan rapat terbatas di Puskesmas Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Sabtu (04/4)

Dikatakan Aris bahwa sebelumnya DPRD sudah melakukan Rapat dengan beberapa Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna.

Rapat tersebut membahas tentang kelengkapan alat kesehatan untuk tenaga medis dalam penanganan Pandemik Covid-19

Dalam penanganan Pandemik Covid-19, Tim medis merupakan benteng pertahanan terdepan kita dalam menangani masalah ini,” ungkapnya

Wan aris juga menyebutkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Natuna sudah memesan APD ke tempat distributor.

“Kita juga sudah memesan APD, tetapi pesanan ini belum sampai, mudah-mudahan secepatnya bisa kita terima,jika sudah diterima, saya bisa pastikan seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna bisa mendapatkan alat kelengkapan tenaga medis tersebut,” ujar Wan Aris

Sebelum Rapat terbatas ditutup Wan aris Munandar juga tak henti-hentinya mengigatkan kepada seluruh masyrakat Kabupaten Natuna yang mana telah berpergian ke Zona merah Covid 19 ataupun pernah merantau ke zona merah dan pulang Ke Natuna pada saat ini, untuk bisa mengisolasikan diri sendiri selama 14 Hari.

Pewarta : Zubadri
Editor.    : Frengki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.