Plt Gubernur Kepri Buka Tanjungpinang IDBR Tahun 2019

70

Pembukaan Tanjungpinang IDBR Tahun 2019 oleh Plt. Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Wakil Wali Kota, Hj. Rahma, S.IP, dan Ketua DPRD, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH

TANJUNGPINANG | Warta Rakyat Tanjungpinang Internasional Dragon Boat Race (IDBR) 2019 resmi dibuka Sabtu (26/10/2019), di perairan Sungai Carang Tanjungpinang Kepulauan Riau (Kepri).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan tambur dan pelepasan balon ke udara oleh Plt. Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Wakil Wali Kota, Hj. Rahma, S.IP, dan Ketua DPRD, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH.

Pembukaan dihadiri juga, Anggota DPRD Provinsi Kepri, H. Lis Darmansyah, SH, unsur FKPD, Kepala OPD, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, mantan Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Suryatati A. Manan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kedatangan tamu undangan dalam event ini, disambut dengan laga pecak silat dan tari persembahan tepak sirih. Kemeriahan event IDBR 2019 dimulai dengan defile kontingen peserta IDBR yang diiringi musik drum band.

Selain itu, berbagai hiburan disajikan untuk para pengunjung, mulai dari atraksi barongsai, pentas seni, tarian kreasi, live music, coffee shop, stand bazar, permainan rakyat, hingga doorprize.

Plt. Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto mengucapakan terimakasih kepada wali kota Tanjungpinang atas terlaksananya event ini. Kedepan, ia berharap event ini dapat dikemas secara apik sehingga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kepri, khususnya kota Tanjungpinang.

“Event ini sudah diikuti oleh tiga negara. Saya yakin, kalau ini kita tingkatkan gaungnya, kedepan tidak menutup kemungkinan akan datang beberapa negara lagi yang menjadi peserta,” ucapnya

Pemerintah Provinsi Kepri sendiri, kata Isdianto, akan terus mendorong kabupaten/kota untuk mengembangkan sektor pariwisata di daerahnya masing-masing. Kabupaten/kota harus bisa melirik peluang-peluang dari sektor pariwisatanya, baik itu event-event pariwisata maupun destinasi objek wisata.

“Kita melihat event dragon boat ini sangat pontesial mendatangkan wisatawan dan bisa menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya

”Karena itu, event-event wisata internasional perlu kita tingkatkan agar bisa diikuti oleh peserta dari berbagai negara di dunia,” tamba Isdianto.

Sementara, Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul dalam sambutannya mengatakan event Tanjungpinang dragon boat race ini, tak hanya sebagai ajang pertandingan bidang keolahragaan, tetapi merupakan rekam jejak sejarah masa lalu yang harus dititipkan semangat kebahariannya kepada generasi saat ini.

“Sebagai daerah kepulauan, kita harus mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk menunjang program pemerintah di bidang pariwisata kemaritiman,” ucap Syahrul.

Wali kota menambahkan, selain lomba perahu naga yang diikuti peserta dari luar negeri, luar provinsi Kepri dan di kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Event ini juga dibarengi dengan coffee shop festival yang diikuti oleh industri kecil menengah dan penggiat kopi di kota Tanjungpinang.

“Ini membuktikan, dengan kegiatan pariwisata yang menggeliat berdampak positif terhadap aktivitas perekonomian masyarakat,” ujarnya

Kehadiran tim dragon boat race dalam event ini, diharapkan bukan hanya dengan tujuan untuk bertanding semata, tetapi juga dapat menikmati berbagai jajanan kuliner yang ada serta mengunjungi objek-objek wisata di kota Tanjungpinang.

“Kedepan, event tahunan ini akan terus dikembangkan serta dikemas lebih baik lagi. Kita berharap, event ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sehingga perekonomian turut meningkat,” ucap Syahrul.

Lomba perahu naga ke-18 ini, diikuti sebanyak 39 tim, terdiri dari 3 tim luar negeri, 13 tim luar Provinsi Kepri, 8 tim dari kabupaten/kota di Provinsi Kepri, dan 15 tim dari kota Tanjungpinang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.