HUT ke-81 PMI, Rocky Bawole Tegaskan “Peduli, Bergerak, Bersama” Bukan Sekadar Slogan

HUT ke-81 PMI, Rocky Bawole Tegaskan “Peduli, Bergerak, Bersama” Bukan Sekadar Slogan. (FOTO: Nov/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Delapan dekade lebih perjalanan Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi catatan panjang pengabdian kemanusiaan.

Memasuki usia ke-81 tahun, PMI kembali meneguhkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika bencana, krisis kesehatan, hingga kebutuhan darah datang tanpa mengenal waktu.

Bacaan Lainnya

Momentum tersebut menjadi bagian dari refleksi yang disampaikan Wakil Bupati Karimun yang juga Ketua PMI Kabupaten Karimun, Rocky Marciano Bawole, dalam peringatan HUT ke-81 PMI di Gedung Nilam Sari, Kompleks Kantor Bupati Karimun, Sabtu (19/9/2026).

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan terlebih dahulu selamat ulang tahun PMI yang ke-81 tahun,” ujar Rocky.

Menurutnya, usia 81 tahun bukan perjalanan yang singkat. Selama lebih dari delapan dekade, PMI telah tumbuh sebagai organisasi kemanusiaan yang konsisten menjalankan pengabdian dan berada di garis depan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“81 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama delapan dekade ini Palang Merah Indonesia telah tumbuh mengabdi dan konsisten berdiri di garda terdepan untuk memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Rocky menuturkan, sejarah PMI tidak dapat dilepaskan dari berbagai situasi kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Mulai dari bencana, konflik, krisis kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkan.

“Sejarah mencatat betapa PMI selalu hadir di tengah-tengah bencana, konflik, krisis kesehatan hingga pemenuhan kebutuhan darah bagi sesama yang membutuhkan, tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan,” ungkapnya.

Pada peringatan HUT ke-81 ini, PMI mengusung tema “Peduli, Bergerak, Bersama”.

Bagi Rocky, tema tersebut memiliki relevansi kuat dengan tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks. Ia menegaskan, tema tersebut tidak boleh berhenti sebagai rangkaian kata dalam sebuah peringatan tahunan.

“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah panggilan aksi bagi seluruh elemen bangsa,” tegas Rocky.

Menurutnya, semangat kepedulian harus diwujudkan melalui gerakan nyata, sementara kebersamaan menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan yang muncul di tengah masyarakat.

Rocky juga mengingatkan bahwa tantangan PMI ke depan tidak semakin sederhana. Perubahan iklim, potensi bencana alam, hingga persoalan sosial dan ekonomi membutuhkan organisasi kemanusiaan yang mampu beradaptasi dan terus meningkatkan kapasitas.

“Tantangan ke depan tidaklah semakin mudah. Dinamika perubahan iklim, potensi bencana alam, serta isu-isu sosial ekonomi menuntut PMI untuk menjadi organisasi yang semakin profesional, mandiri, dan akuntabel,” jelasnya.

Karena itu, momentum HUT ke-81 PMI dinilai menjadi ruang penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Ia mengajak seluruh jajaran PMI dan relawan menjadikan peringatan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, mari kita jadikan peringatan ke-81 tahun ini sebagai momentum krusial untuk memperkuat solidaritas sosial, melakukan evaluasi serta meningkatkan kapasitas diri guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Rocky mengajak seluruh elemen PMI untuk terus menjaga semangat kerelawanan dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Akhir kata, selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Palang Merah Indonesia. Mari terus kobarkan semangat kerelawanan, tebarkan kebaikan dan jagalah marwah kemanusiaan ini dengan sepenuh hati,” tuturnya.

“PMI Peduli, Bergerak, Bersama. Dirgahayu Palang Merah Indonesia,” pungkas Rocky.

Peringatan HUT ke-81 PMI tersebut turut dihadiri unsur FKPD, pimpinan OPD, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, serta jajaran PMI Kabupaten Karimun.

Bagi PMI Kabupaten Karimun, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa usia panjang organisasi harus berjalan beriringan dengan kemampuan untuk terus beradaptasi, memperkuat relawan, dan menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang semakin responsif bagi masyarakat.

81 tahun PMI bukan sekadar angka perjalanan. Ia merupakan rekam panjang pengabdian yang kembali diuji oleh tantangan zaman dan semangat “Peduli, Bergerak, Bersama” menjadi pijakan untuk melanjutkan kerja kemanusiaan. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses