KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dilanda cuaca buruk pada, Selasa (14/4/2026) sejak siang hari.
Dampak dari cuaca buruk menyebabkan beberapa wilayah di Tanjung Balai Karimun mengalami pemadaman listrik.
“PLN Karimun menyampaikan permohonan sebesar-besarnya atas pemulihan atau penormalan kembali yang berlangsung cukup lama,” ujar Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, Rabu (15/4).
Ia menjelaskan, puncak dari cuaca buruk terjadi pada pukul 19.37 WIB. Dimana 5 titik aset PLN terdampak gangguan yang menyebabkan pemadaman disejumlah wilayah Kecamatan Tebing sampai dengan Kecamatan Karimun.
Lanjutnya, petugas PLN bergerak langsung ke titik gangguan untuk segera melakukan perbaikan.
Namun petugas menghadapi kendala dalam melakukan penormalan kembali. Hal itu dikarenakan cuaca buruk masih terjadi di lapangan dan baru bisa dilaksanakan pukul 21.15 WIB.
“Perbaikan baru dapat diselesaikan pada pukul 02.21 WIB,” ungkap Ahmad Subhan Hadi.
Disampaikannya, salah satu pekerjaan perbaikan yang cukup lama memakan waktu adalah banyaknya titik gangguan yang harus dilakukan pergantian alat.
Namun dengan kerja keras dari seluruh tim petugas PLN, sumber gangguan dapat teratasi.
“Cuaca buruk yang terjadi memang menyebabkan cukup banyak gangguan di lapangan. Petugas PLN selalu siap sedia dalam mengatasi gangguan dilapangan selama 24 jam,” ujarnya.
Ahmad Subhan Hadi menambahkan, PLN Karimun mengucapkan maaf atas penormalan penyaluran listrik yang memakan waktu cukup lama.
Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati selama cuaca buruk dengan menghindari terlalu dekat dengan aset PLN, seperti tiang dan gardu, dan peponan.






