Korban Kapal Tenggelam Depan Coastal Area Karimun Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR menemukan jenazah Zainudin (33), korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Rambut depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban hilang dalam kecelakaan kapal tenggelam di perairan Tanjung Rambut depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Korban atas nama Zainudin berusia 33 tahun, warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Bacaan Lainnya

Kasat Polairud Polres Karimun, AKP Adi Suhendra, menyampaikan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, tim SAR gabungan membawa korban menuju pangkalan Lanal Tbk, kemudian ke RSUD Muhammad Sani Karimu untuk dilakukan visum.

“Korban ditemukan di perairan Songkop dengan posisi telungkup mengunakan celana pendek warna hitam,” ujar Adi, Sabtu (10/1/) sore.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan kecelakaan laut itu terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat itu, korban bersama tiga orang lainnya menggunakan speed boat pancung bermesin 200 PK berangkat memancing dari pintu air Kolong menuju perairan depan Coastal Area Karimun.

Dalam perjalanannya sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca memburuk disertai gelombang tinggi dan mesin kapal tersebut mengalami gangguan, tidak dapat dihidupkan. Hingga akhirnya kapal terbalik dan seluruh penumpang terjatuh ke laut.

Pada pukul 11.00 WIB, tiga orang korban berhasil ditemukan selamat oleh KM Sempurna di perairan Pulau Pandan, dan selanjutnya dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun. Satu orang korban atas nama Zainudin masih dalam pencarian.

Memasuki hari kedua operasi, pada TW 0110 pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi dengan membagi kekuatan menjadi dua SRU.

SRU 1 melakukan penyisiran di wilayah pesisir Coastal Area, sedangkan SRU 2 melakukan pencarian di sekitar Pulau Parit dengan total luas area pencarian mencapai 25 NM persegi, serta melaksanakan koordinasi dengan VTS Batam dan MPA Singapore.

“Pada TW 0110 pukul 15.27 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 00° 56.725′ N – 103° 22.925′ E, sekitar ±15 NM dari lokasi kejadian awal,”

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR dinyatakan ditutup.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga pelaksanaan Operasi SAR dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Fazzli. (no)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses