Menyalahi Aturan, Komisi III DPRD Tanjungpinang Sidak Lokasi Penimbunan Badan Sungai

406
Sekretaris Komisi III, Ashadi Selayar berdiskusi bersama Camat Tanjungpinang Timur dan Lurah Air Raja

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang melakukan peninjauan lokasi penimbunan badan sungai yang diketahui dilakukan oleh warga di Jalan Kota Piring RT/RW 01/08, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (18/11).

Dalam peninjauan tersebut Hadir Ketua Komisi III, Agus Djurianto, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashady Selayar, Beserta Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar mengungkapkan bahwa aktivitas penimbunan dengan memasang batu miring sepanjang 70 meter itu menyalahi peraturan pemerintah yang menurutnya didalam Rencana Denah Tata Ruang itu termasuk badan sungai.

“Didalam menyikapi pelanggaran-pelanggaran ketika adanya upaya penimbunan di badan sungai kita ada aturan kalo kita lebih tinggi lagi ada UU Nomor 32 Tahun 2009 dan kita juga ada Peraturan Daerah tentang Rencana Denah Tata Ruang,” kata Ashadi, Rabu (18/11).

Ashadi meminta kepada Pemerintah Kota untuk lebih tegas menegakkan aturan yang sudah dibuat bersama-sama.

Lokasi Badan Sungai yang dilakukan penimbunan batu miring

“Tentu kita minta pemerintah kota untuk tegas menegakkan aturan yang telah kita sepakati bersama-sama,”

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari fraksi partai Golkar itu juga meminta agar petugas Satpol-PP segera membongkar batu miring itu.

“Kita minta ketegasan satpol pp untuk membongkar,” ujarnya.

Ia khawatir nantinya dengan adanya penimbunan badan sungai itu dapat berpotensi terjadinya banjir apabila batu miring tidak segera dibongkar.

“Kita minta pemerintah untuk mencegah terjadinya penyempitan sungai, nantinya bisa berpotensi banjir,” imbuhnya.

Sementara, Fery Ananda Camat Tanjungpinang Timur meminta agar Ma’aruf pemilik lahan segera melakukan pengecekkan ke Bappelitbang untuk mengetahui batas air dan batas area perumahan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar, bersama Camat Tanjungpinang Timur Fery Ananda (Tengah).

“Pastikan dulu ke bappelitbang, itukan pakai hp tidak pasti, sampai mana badan air dengan kawasan perumahan, jika kawasan perumahan setengahnya bisa kita minta bongkar penimbunan yang dilakukan itu,” katanya.

Hal lain di katakan pemilik lahan yang melakukan batu miring di badan sungai, ia mengatakan siap membongkar, namun kata ma’aruf yang sudah melakukan batu miring terlebih untuk membangun rumah apakah ingin membongkarnya.

“Ok saya siap bongkar tapi yang diatas saya itu, siap tidak mereka suruh membongkar?,” kata Ma’aruf.

Sekretaris Komisi III, Ashadi Selayar Berdiskusi bersama Ma’aruf Pemilik Lahan melakukan pembuatan Batu Miring di Badan Sungai.

“Kenapa harus saya yang dikenakan, kenapa yang lain tidak di lakukan juga, perumahan itu juga penambahan batu miring,” lanjutnya.

Alasan Ma’aruf menggunakan timbunan batu miring seluas 800 meter persegi itu, rencananya ia akan mendirikan permainan anak-anak dan kolam pemancingan.

“Saya akan membuat permainan anak-anak dan kolam pemancingan hanya saya terbentur dana saja saat ini,” pungkasnya.

Pewarta : Ilham
Editor     : Prengki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.