Tim Formatur Pembentukan PBB Tanjungpinang Buka Pendaftaran Calon Ketua PBB

1189
Sejumlah Warga Batak di Kota Tanjungpinang, usai melakukan rapat membahas tatacara pemilihan Calon Ketua PBB Tanjungpinang

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Tim pembentukan pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Tanjungpinang memberikan kesempatan bagi warga batak untuk menjadi ketua dalam mengembangkan organisasi kesukuan berskala nasional itu di Kota Tanjungpinang, Senin (09/11) malam.

Kepada wartawan, Aman Simatupang selaku penerima mandat atau kuasa dari DPD PBB Kepri untuk membentuk kepengurusan DPC PBB Tanjungpinang mengatakan, pihaknya telah memutuskan Tim formatur atau Tim 5 untuk melakukan seleksi calon ketua dan pengurus secara terbuka bagi pemuda Batak.

Adapun kelima orang Tim Formatur yang akan bekerja melakukan seleksi diantaranya Jarudin Sinaga, S.Pd (ketua), Ogy P. Silalahi, SH (Sekretaris) serta Hansen Siahaan, Doni Butar-butar dan Adalusinus Sianturi selaku anggota.

Sementara Tim Mandataris (Aman Simatupang, Dian Asmara Siregar dan Lisna) tetap bertanggungjawab dan mengawasi perjalanan Tim Formateur.

Aman menghimbau dan mengajak warga batak yang memiliki kompetensi untuk memajukan organisasi PBB, agar segera mendaftarkan diri menjadi pengurus atau Ketua PBB Tanjungpinang.

Ia berharap kandidat yang terpilih nantinya agar memiliki jiwa untuk memimpin dan mengembangkan organisasi PPB ini.

“Saya berharap kepada teman-teman kita yang ada di Tanjungpinang ini terutama Pemuda Batak Bersatu agar betul-betul membesarkan PBB dan ada kebersamaan kita untuk melanjutkan kedepannya, sehingga bisa satu wadah (organisasi) yang besar di Tanjungpinang,” ujar Aman Simatupang, Senin (9/11/2020) malam.

“Kalau untuk penyusunan kepengurusan itu terserah daripada tim saja. Siapapun yang ditunjuk¬† dan gimana kedepan ini, kalau kita sah-sah aja,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, sejak dirinya menerima mandat untuk membentuk PBB di Tanjungpinang pada bulan lalu, sudah mengajak warga batak untuk bergabung.

“Saya sendiri jujur saja dari dulu sudah mengajak saudara-saudara kita yang ada disini,” jelasnya.

“Siapa yang mau jadi pengurus pun, silahkan memajukan dirinya untuk mendaftarkan dirinya kepada Tim 5 yang telah dibentuk,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Tim Formatur, Jarudin Sinaga, S.Pd, mengungkapkan sebelum penjaringan, terlebih dahulu pihaknya akan menetapkan tata tertib pemiliihan ketua, apakah nantinya menggunakan metode satu paket atau hanya ketua saja.

Yang jelas, kata Jarudin, sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga PBB dalam pasal 49 ayat (7) menyebutkan bahwa pihaknya (Formatur) dalam bekerja akan mengutamakan cara musyawarah dan mufakat dengan ketentuan.

Selain itu, lanjutnya, tim akan meneliti, mempertimbangkan dengan arif bijaksana atas calon-calon pengurus yang telah memenuhi persyaratan umum pengurus.

Kemudian, benar-benar memiliki kemampuan serta bersedia menjadi pengurus dan memilih pengurus yang memiliki wibawa dan kemampuan berorganisasi.

“Malam ini kami ditunjuk jadi Tim Formatur untuk melakukan seleksi ketua PBB Tanjungpinang. Kami akan senantiasa memperhatikan kriteria pengurus, hasil rapat dan aspirasi unsur yang diwakilinya,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengajak warga batak dan mempersilahkan siapa saja untuk mengisi jabatan ketua atau jajaran pengurus secara musyawarah.

Metode ini dilakukan lantaran banyak warga batak khususnya kalangan muda Batak di Tanjungpinang memiliki semangat yang tinggi atas keberadaan PBB.

“Saya menyampaikan, kita pastikan tim lima ini berjalan secara independen dan tidak terpengaruh interpensi dari pihak manapun. Dan siapapun nanti yng terpilih menjadi ketua harus kita dukung bersama demi kemajuan organisasi yang kita cintai ini,” paparnya.

Sama halnya dengan Sekretaris Tim Formatur Ogy Silalahi, SH. Ia menambahkan kepengurusan DPC PBB Tanjungpinang yang sudah sempat terbentuk yang diketuai Aman Simatupang akan dibentuk ulang kembali.

Sejumlah warga Batak di Kota Tanjungpinang, saat melakukan rapat membahas tatacara pemilihan Calon Ketua PBB Tanjungpinang, Senin (09/11/2020)

“Yang artinya kepengurusan yang sudah terbentuk tertanggal 1 November 2020 gugur dengan sendirinya dengan musyawarah dan pertimbangan yang sangat alot dan panjang,” katanya.

“Tim Formatur akan berjalan secara independen,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu pemuda warga Batak di Tanjungpinang, Prengki Simanjutak, S.IP menuturkan, sangat mengapresiasi keputusan tim Formatur yang membuka kesempatan bagi kalangan batak untuk berkompetisi.

Menurutnya, tata cara ini merupakan langkah yang sangat tepat, bahkan bisa menjadi contoh maupun edukasi bagi generasi muda batak kedepannya dalam hal berorganiasi.

Sebab menurut Prengki, para pengurus organisasi ini harus mendapat pengakuan baik secara dejure dan defacto, agar visi misi, tujuan maupun program-program dari PPB dapat berjalan dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan amang Aman Simatupang yang membentuk Tim Formatur yang beranggotakan 5 orang untuk melakukan seleksi pengurus inti,” ujar Prengki Simanjuntak, Pemred WARTA RAKYAT, Senin (09/11/2020).

“Beliau sangat legowo memberikan kesempatan untuk melakukan pemilihan secara musyawarah,” lanjut Prengki, yang juga CEO WARTA RAKYAT GROUP (Direktur Utama PT. Warta Rakyat Indonusa (online), Komisaris Utama PT. Warta Multi Media (cetak) dan Direktur CV. Lestarindo Agara) ini.

Ia berharap tim Formatur yang dibentuk dapat bekerja dengan independen, sehingga nantinya menghasilkan ketua yang dapat diterima warga Batak Tanjungpinang.

Karena menurut Prengki, kehadiran organisasi harus memberikan warna warni bagi kaum batak di Tanjungpinang disaat ada pihak-pihak termarjinalkan.

“Saya yakin Tim Formatur yang dibentuk akan mampu menyesaikan dan bekerja sesuai dengan profesional,” ungkap Mantan Ketua Panwaslu Bukit Bestari ini.

“Saya berharap tim yang dibentuk ini mampu menghasilkan orang-orang yang tepat ditempat yang tepat dalam masa yang tepat,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.