Layani Antar Jemput Ibu Hamil, Pemkab Bintan Launching Kebijakan Proper Cinta

71

Kepala Dinkes Bintan dr Gama Isnaeni, saat launching proper peningkatan pelayanan ibu hamil dan bersalin di gedung LAM Bintan di Kijang, Kamis (24/9)

BINTAN | WARTA RAKYAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) me-launching kebijakan Proper Cinta di gedung LAM Bintan di Kijang, Kamis (24/9).

Proper Cinta merupakan sebuah kebijakan yang diharapkan Bupati Bintan Apri Sujadi dan diwujudkan oleh Kepala Dinkes Bintan dr Gama Isnaeni.

Kepala Dinkes Bintan dr Gama Isnaeni mengatakan kebijakan ini akan banyak membantu para ibu-ibu hamil sejak usia kandungan masih muda hingga jelang melahirkan.

Program ini upaya Pemkab Bintan untuk antar-jemput bagi ibu yang ingin melahirkan.

dr Gama menerangkan, dengan dilaunchingnya proper peningkatan pelayanan ibu hamil dan bersalin dengan cinta ini mengusung moto cepat, terintegrasi dan terencana. Untuk tahap awal, sebagai pilot project Kecamatan Bintan Timur.

“Jadi ada tim, nanti akan melakukan pemeriksaan seperlunya. Dan saat mau melahirkan akan kita jemput, jika mau pulang bisa kita antarkan,” kata dr Gama saat launching proper peningkatan pelayanan ibu hamil dan bersalin di gedung LAM Bintan di Kijang, Kamis (24/9).

Dengan begitu, keselamatan dan keamanan janin dalam kandungan bisa dikawal sejak dini. Untuk memuluskan program tersebut, dr Gama menambahkan, pihaknya menjalin kerjasama dengan desa-desa yang memiliki mobil ambulance.

Hal ini untuk melayani layanan anter jemput bagi ibu hamil yang hendak melahirkan. Kedepan, kebijakan seperti ini akan diterapkan di seluruh kecamatan.

“Dalam dua bulan kedepan lima kecamatan, dan tahun depan semua kecamatan yang ada di Bintan,” ujarnya.

Senada dengannya, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, program kesehatan kita pada hari ini menunjukkan sebuah perubahan yang sangat luar biasa meskipun di akhir tahun ini mengalami sebuah cobaan.

Tapi sambungnya, program-program yang dicanangkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan merupakan program-program yang menjadi harapan seluruh masyarakat pada hari ini.

“Program peningkatan pelayanan ibu hamil dan melahirkan Ini sebenarnya sudah hampir setahun yang lalu kami sempat diskusi dengan Pak Gama. Kalau bisa ya kita mengharuskan bantu lebih cepat lagi, bagaimana pelayanan untuk ibu hamil dan bagaimana proses persalinan kita bisa lebih terlibat aktif secara langsung,” ujar Apri.

Generasi emas menurut Apri, harus dijaga sejak usia dalam kandungan hingga melahirkan. Tak hanya itu, proses dalam mendidik anak juga menjadi satu kesatuan termasuk dalam memberikan asupan gizi.

Dalam acara lanching, Apri juga menyerahkan bantuan-bantuan kepada para ibu-ibu hamil dan tenaga kesehatan yang bertugas digarda terdepan serta santunan Jaminan kematian serta bantuan kepada mahasiswa. (Red/Hum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.