Prioritaskan Pembangunan di Pelosok, Isdianto Peletakan Batu Pertama Jembatan Penyeberangan

58
Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto, saat melakukan peletakan batu pertama jembatan penyeberangan Desa Marok Tua, Lingga, Minggu (21/06).

LINGGA | Warta Rakyat – Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto melakukan kunjungan kerja ke Dabo, Kabupaten Lingga dalam rangka melakukan peletakan batu pertama jembatan penyeberangan Desa Marok Tua, Lingga, Minggu (21/06).

Turut hadir mendampingi Plt. Gubernur Kepulauan Riau, yakni Sekretaris Daerah H.TS. Arif Fadillah, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas PMD dan Catatan Sipil Sardison, Plt Kepala BPBD Budiarto, Tenaga Ahli Gubernur H. Saidul Khudri dan H. Herizal Hood serya sejumlah Tokoh Masyarakat. Hadir juga oada acara ini Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Lingga M. Nizar beserta FKPD kabupaten Lingga.

Isdanto mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memaksimalkan prioritas pembangunan di wilayah pelosok agar semakin terbuka jangkauan akses. Sehingga ke bisa menghubungkan antar lintas kecamatan di semua wilayah.

“Saat ini pembangunan di daerah terus dimaksimalkan, bahkan sudah menjangkau daerah-daerah perbatasan, sehingga akses ke kecamatan di pelosok dan perbatasan bisa lancar. Kita tidak akan membiarkan masyarakat, karena pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat,” Ujar Isdianto.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menurut Isdanto menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, sehingga untuk kelancaran transportasi menjadi bagian paling penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika akses jalan berupa jembatan mendukung tentu tingkat perekonomian masyarakat akan tumbuh dengan baik karena transportasi menjadi lebih lancar. Demikian juga suplai barang keluar masuk ke wilayah kecamatan akan lebih mudah, sehingga pembiayaan masyarakat akan berkurang, hasil yang didapat bisa lebih besar, tentu kesejahteraan masyarakat akan lebih sejahtera,” jelasnya.

Isdianto melanjutkan bahwa pembangunan jembatan penghubung ini, sebelumnya sempat dialokasikan pada anggarkan APBD 2019 lalu, namun proyek tersebut gagal lelang.

Kemudian dianggarkan kembali pada APBD tahun 2020 ini dengan Rp13 miliar lebih dan tambahan sekitar Rp8 miliar pada APBD Perubahan.

Dengan anggaran yang telah dialokasikan ini dia akan dorong OPD terkait yang mengerjakan pembangunan jembatan ini agar segera diselesaikan sebelum penghujung tahun 2019 sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

“Saya harap kedepan pembangunan di wilayah Kepri akan semakin merata karena masih banyak daerah-daerah lain yang pasti sangat menanti ketersambungan/konektivitas wilayah dengan sarana dan prasarana yang baik terutama di daerah terpencil, daerah perbatasan, pulau-pulau maupun desa-desa,” harapnya.

Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang telah turut berperan serta dalam pembangunan di Kabupaten Lingga.

“Kita menyadari betul tantangan yang ada bagi Pemda Lingga untuk membangun disegala bidang dengan keterbtasan Anggaran yang ada. Oleh karena itu kita patut berterimakasih kepada Pemprov Kepri yang terus membantu Kabupaten Lingga dalam mewujudkan pembangunan, khususnya jembatan Marok Tua ini. Semoga dengan adanya jembatan ini memacu gerak ekonomi di Lingga,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.