Pasien Positif COVID-19 di Simalungun  Bertambah Jadi 4 Orang

474
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Foto: net)

SIMALUNGUN | Warta Rakyat –  Bupati Simalungun JR Saragih merilis perkembangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di posko tanggap darurat, Jalan Asahan Kilometer 5-6, Kecamatan Siantar, Simalungun, Sabtu pagi (04/04/2020).

JR Saragih, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini mengungkapkan, hingga Sabtu pagi (04/04/2020), jumlah pasien yang positif COVID-19 sebanyak 4 orang.

“Jumlah pasien positif virus corona, kini bertambah menjadi empat orang, satu pasien tersebut adalah istri dari SS berinisial NS (75) yang merupakan warga Kelurahan Perdagangan lll, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun,” kata Bupati Simalungun, Sabtu pagi (04/04/2020).

Diketahui, satu hari sebelumnya sudah ada  3 pasien yang positif Covid-19 diantaranya  TS (37) warga Nagori Bangun Panei, Kecamatan Dolok Masagal, Kabupaten Simalungun, pasien AS (58) Warga Aek Natolu, Kabupaten Toba dan juga pasien SS (75) Warga Perdagangan lll, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Meski demikian, saat ini untuk empat pasien yang positif COVID-19 tersebut telah mendapat perawatan medis diruang isolasi RSUD Perdagangan, Kabupaten Simalungun.

“Pasien PDP yang kita rawat ini ada lima, dimana empat di antaranya positif covid-19 dan satu itu dari Perdagangan. Kalau bapak SS itu sudah dirawat tiga hari dan kemarin juga kita langsung melakukan pemeriksaan kepada istrinya, ternyata positif,” tuturnya.

“Yang satu dari Karang Anyer, untuk tindakan yang kita ambil karena salah satu pasien positif, sehingga hari ini jam 11 siang, tim medis akan bergerak ke sana untuk melakukan pemeriksaan laboratorium dengan rapid tes, termasuk rongthen. Karena pencegahan itu lebih baik dari pada terjadi,” lanjutnya.

Menurutnya bahwa penyebaran wabah COVID-19 yang terjadi di Kabupaten Simalungun berasal dari luar daerah atau yang pulang dari luar daerah Simalungun.

Untuk itu ia mengajak semua komponen masyarakat di Simalungun dimanapun berada agar menghindari kerumunan ataupun keramaian.

Apabila ada warga yang sedang berada di luar daerah, lanjutnya, agar menunda kepulangan ke Kabupaten Simalungun.

“Hanya dengan menahan diri itu maka virus Corona tidak akan cepat berkembang bahkan orang dari Simalungun juga jangan ada yang kemana mana dulu. Mari kita sama sama melawan penyakit corona ini,” pungkasnya.

Bupati juga menyebutkan, selama 14 hari ini, seluruh personil tim bersama jajaran TNI/Polri, Dinas Kesehatan serta perangkat desa akan melakukan pengawasan penuh di area Karang Anyer. Bahkan masyarakat juga diminta agar jangan keluar dulu selama14 hari.

“Perangkat Desa, Puskesmas juga jajaran Kodim dan Polres Simalungun, kita semua bekerja sama dalam rangka memantau dan mengawasi orang orang yang datang ke tempat itu,” ujarnya

“Karena delapan hari ke depan kita akan kembali melakukan pemeriksaan, jika kondisi sudah benar aman, Nagori ini kita bebaskan lagi,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini alat Swab atau PCR telah tersedia di Kabupaten Simalungun, termasuk kelengkapan APD di sejumlah Puskesmas yang ada di Kabupaten Simalungun.

Pewarta : Marolop
Editor.    : Frengki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.