Kecelakaan di Simpang Kerasaan-Pematang Bandar: 1 Orang Tewas, 3 Lainnya Luka-luka

828
Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Amir Mahmud saat memimpin oleh TKP, Minggu (20/10/2019)

SIMALUNGUN | Warta Rakyat – Kecelakaan terjadi di Jalan umum Km 06- 6,5 jurusan Simpang Kerasaan – Pekan Pematang Bandar.

Lokasi kecelakaan persis di dekat Kantor Camat Pematang Bandar Lingkungan I Kelurahan Pematang Bandar Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun, Sabtu (19/10/ 2019) sekira pukul 22.30 wib.

Febri Wilson Siahaan (25) pengendara sepeda motor Yamaha Vega Tanpa TNKB meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Perdagangan setelah kejadian mengalami luka berat.

Sementara 3 orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Perdanganan hingga kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tiara Pematangsiantar.

“setelah kejadian mengalami luka berat kemudian meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Perdagangan,” ujar Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Amir Mahmud kepada Warta Rakyat, Minggu (20/10).

Lebih lanjut Kanit menjelaskan, sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas diduga pegendara mobil minibus Suzuki APV BE 2589 CR yang dikemudikan oleh Abdul Manab Siahaan datang dari arah Simpang Kerasaan menuju Pekan Pematang Bandar melaju dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi kejadian Abdul Manab kurang hati-hati dengan mengambil jalur kanan arah jurusannya.

Naas, saat yang bersamaan sepeda motor Yamaha Vega tanpa plat nomor yang dikendarai Fabri Wilson Siahaan berboncengan dengan Horas Simanjuntak dan Azmi Rapakin datang dari arah berlawanan sehingga kecelakaan lalu lintas pun terjadi.

“Diduga pengemudi mobil minibus Suzuki APV BE 2589 CR melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang hati-hati serta tidak memperhatikan sepeda motor Yamaha Vega tanpa TNKB yang bersamaan datang datang dari arah berlawanan,” katanya.

Saat terjadinya kecelakaan, sambung Kanit, cuaca dalam keadaan cerah. Sementara sepeda motor Yamaha Vega tanpa TNKB dalam kondisi tidak memenuhi standard keselamatan.

Kanit menambahkan, adapun langkah-langkah yang diambil setelah menerima informasi yaitu melakukan cek dan olah TKPP. Seliain itu mengecek korban dan mengamankan barang bukti.

“Kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta,” tutupnya.

Penulis : Jimmy
Editor.   : Frengki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.