Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan dan Pemerkosa

3699
Kapolsek Bintan Timur, AKP Muchlis Nadjar (tengah) saat menggelar konferensi pers, Kamis (8/8/2019) sore di Mapolsek Bintan Timur (foto-Raymon/Warta Rakyat)

BINTAN | Warta Rakyat Polsek Bintan Timur mengamankan H (24) terduga pelaku penganiayaan dan pemerkosaan terhadap janda AA (34) yang merupakan seorang pekerja kafe di Kijang.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Muchlis Nadjar mengatakan, terduga pelaku berinisial H ditangkap dari laporan korban yang melaporkan atas kejadian penganiayaan atau pemerkosaan yang terjadi Rabu (7/8) sekitar pukul 01.20 di Jembatan Kijang City Walk.

“Pelaku diamankan di TKP yang mana pada saat itu sedang tertidur, korban melaporkan kejadian dalam keadaan ketakutan,” katanya, Kamis (8/8).

Kapolsek menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman atas laporan korban yang telah diperkosa. Polisi masih menunggu hasil visum dari RSUD Kabupaten Bintan.

Dari kejadian itu hingga saat ini korban mengalami trauma dan belum bisa dimintai keterangan.

“Kasus penganiayaan atau pemerkosaan ini masih dalam pendalaman dan menunggu hasil visum dari rumah sakit,” jelasnya.

Kapolsek menyebutkan, penganiayaan atau pemerkosaan terhadap korban berawal saat pelaku menawarkan bantuan untuk mengantar korban pulang. Tetapi bukan diantar pulang. Korban malah diajak berputar-putar diseputaran Kijang hingga sampai di Jembatan Kijang City Walk yang saat itu sepi.

Disana, pelaku merayu korban untuk berhubungan intim. Ajakan itu di tolak korban. Karena ditolak, pelaku memukul kepala korban menggunakan ikat pinggang.

“Hingga korban mengalami luka dibagian kening, bagian tangan dan kaki juga dipukul oleh pelaku, hingga akhirnya terjadi hubungan badan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, usai berhubungan badan pelaku tertidur. Meskipun saat itu korban masih ketakutan atas apa yang telah terjadi tapi korban memberanikan diri untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Mungkin dikarenakan kecapean memaksa korban untuk melakukan hubungan badan pelaku tertidur, sekitar pukul 04.30 korban datang ke Polsek melaporkan kejadian,” tuturnya.

H pelaku mengaku, sebelumnya tidak pernah mengenal dengan korban, baru malam itu, saat itu pelaku dalam pengaruh alkohol.

“Saya baru kenal dengan korban dan semuanya sudah dijelaskan pada pihak kepolisian,” ujarnya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan ancaman hukuman 2 tahun penjara atau pasal 285 KUHP dengan hukuman penjara 12 tahun penjara.

Penulis : Raymon
Editor   : Prengki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.