Presma UMRAH Sebut Sistem Kampus Ajarkan Ormawa Jadi Tukang Utang

217
Foto bersama jajaran Kabinet Badan Eksekutif Keluarga Mahasiswa (BEM KM) periode 2019-2020 di Gedung Auditorium Kampus Dompak, Senin (22/04/2019).

TANJUNGPINANG | Wartarakyat.co.id – Presiden Mahasisa Universitas Maritim Raja Ali Haji, Rindi Afriadi akhirnya melauncing jajaran kabinet Badan Eksekutif Keluarga Mahasiswa (BEM KM) periode 2019-2020 di Gedung Auditorium Kampus Dompak, Senin (22/04/2019).

Bedasarkan pantauan media ini, dalam kegiatan tersebut tidak satupun institusi pejabat rektorat yang hadir.

Presiden Mahasiswa UMRAH, Rindi Afriadi
menyebutkan dalam civitas akademika kegiatan mahasiswa saat ini tidak didukung oleh pejabat rektorat.

“Tidak ada pihak kampus yang hadir, karena kami memang tidak mengundang pihak kampus. Sebab, hari ini kampus sebagai mitra kerja BEM KM kurang proaktif untuk mendukung kerjasama positif yang BEM KM tawarkan,” ujarnya.

“Pihak kampus dengan sistemnya saat ini justru mendidik para pengurus organisasi (ormawa) untuk berhutang,” ucap Rindi.

Maka untuk itu, sambung Rindi kami menolak keras sistem kampus yang sangat buruk tersebut. Karena pada prinsipnya organisasi itu tempat belajar hal-hal yg positif bukan belajar berhutang, tegasnya.

Dikatakan Rindi grand launching yang diusung Kabinet Asa Maritim adalah langkah awal untuk memulai pergerakan.

Kegiatan ini adalah langkah awal untuk melahirkan ide-ide pembaharuan dan gerakan perubahan bagi kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji periode 2019- 2020, justru itu tidak dapat dukungan dari internal, kata Rindi dengan kesal (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.