KARIMUN | WARTA RAKYAT — Memperingati World Tourism Day 2026, Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pariwisata menggelar Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Pantai Pelawan, Minggu (27/9/2026).
Gerakan tersebut menjadi bagian dari aksi bersih-bersih yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dengan melibatkan unsur pemerintah, pelajar, masyarakat, serta sekitar 150 Tourism Volunteers.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, secara langsung memimpin sekaligus membuka kegiatan.
Ia menegaskan, kebersihan kawasan wisata bukan sekadar persoalan estetika, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pariwisata dan ekosistem pesisir.
“Masalah sampah jika tidak kita kelola dengan baik akan menjadi musibah dan bencana. Indonesia diperkirakan menghasilkan jutaan ton sampah yang bermuara ke laut. Karena wilayah kita dominan laut, kita harus betul-betul menjaga kebersihan. Laut adalah rumah kita,” tegas Ing Iskandarsyah.
Menurutnya, persoalan sampah, khususnya plastik, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun mulai dari lingkup terkecil dan dilakukan secara konsisten.
“Mari kita mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan rumah kita. Tetap semangat menjaga kebersihan lingkungan,” ajaknya.
Gerakan Wisata Bersih di Pantai Pelawan sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pengembangan destinasi wisata harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Pantai yang bersih, ekosistem yang terjaga, dan partisipasi masyarakat menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pariwisata Karimun. (Nov)






