TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Gerakan Anti Stunting (GENTING) Goes to Campus yang digelar di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Kamis (12/3/2026).
Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan kata sambutan. (Dilan)
Kegiatan dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari Ansar, dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Dalam sambutannya, Dewi Ansar menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk hadir dan berinteraksi langsung bersama mahasiswa serta civitas akademika UMRAH dalam upaya bersama mencegah stunting.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini,” ujar Dewi Ansar.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agent of change yang dapat menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat, termasuk dalam menyampaikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan stunting.
“Mahasiswa diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting, sehingga upaya ini dapat berjalan lebih luas dan efektif,” jelasnya.
Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting, kegiatan tersebut juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi civitas akademika dan mahasiswa UMRAH. Menurut Dewi Ansar, layanan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.
“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, diharapkan civitas akademika dan mahasiswa dapat melakukan identifikasi risiko kesehatan serta deteksi dini penyakit, sehingga tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas dan inovatif, tetapi juga sehat dan kuat,” tambah Dewi Ansar yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Maritim Raja Ali Haji Suryadi menyambut baik kolaborasi antara TP PKK Kepri dan UMRAH dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Anti Stunting dan cek kesehatan gratis di kampus UMRAH. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan civitas akademika,” ujarnya.
Suryadi berharap kerja sama antara UMRAH dan TP PKK Kepri dapat terus diperkuat, terutama dalam pengembangan inovasi dan penelitian di bidang maritim yang berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting, seperti pengembangan produk olahan berbasis ikan yang kaya gizi.
“Dengan kolaborasi seperti ini, kami yakin gerakan pencegahan stunting akan semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Riau,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UMRAH dan TP PKK Kepri yang sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan inovasi produk maritim daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Televisi Republik Indonesia Stasiun Kepulauan Riau Yenny Marlinda, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Yosi Susanti, Kepala Dinas UMKM sekaligus Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Riki Rionaldi, jajaran pimpinan dan staf UMRAH, anggota TP PKK Provinsi Kepri, serta para mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut. (Va)






