TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagin Tanjungpinang Riany memastikan bahan pokok di pasar murah dijual dibawah harga pasar.
Riany mencontohkan harga minyak goreng merk ‘Minyak Kita’ dipasaran dijual Rp14 ribu per botol, sedangkan di pasar murah hanya Rp13,5 ribu. Minyak Kita 5 liter dipasaran Rp65 ribu, sedangkan di pasar murah hanya Rp60 ribu.
Kemudian cabe merah dipasaran Rp42 ribu per Kilogram (Kg), di pasar murah hanya Rp40 Ribu per Kg.
Sedangkan untuk harga telur nomor satu hanya dijual Rp50 ribu per papan, biasanya dijual dipasar Rp58 ribu per papan.
Sementara nomor 2, hanya dijual Rp48 ribu per papan. Sedangkan nomor 3 hanya dijual Rp46.500 per papan.
“Semua lebih murah dari harga pasar,” tegas Riany saat ditemui di Pasar Murah Ramadan di halaman Gedung Sentra IKM Tengku Mandak, Selasa (4/4/2023).
Menurutnya, pasar murah ini digelar dalam rangka untuk mengintervensi harga pasar menjelang lebaran idul fitri mendatang.
Karena, kata Riany, menjelang lebaran harga bahan pokok biasa mengalami kenaikan. “Ini juga upaya Pemko Tanjungpinang untuk menjaga stabilisasi harga bahan pokok jelang lebaran,” ucapnya.
Tidak hanya itu, lanjut Riany, pasar murah ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berbelanja bahan pokok dengan harga yang cukup murah.
“Yang pasti selama Ramadan masyarakat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Dengan adanya pasar murah ini mereka diberikan kesempatan berbelanja bahan pokok dengan harga murah,” imbuhnya.
Ikuti Selengkapnya Artikel Kami di Google News – Wartarakyat.co.id






