Buka Musrenbang Anak, Endang: Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor dalam Pembangunan

Walikota Tanjungpinang, Endang Abdullah, S.Kp, M.Si saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tematik anak, yang dilaksanakan di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Rabu (09/03).

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT — Musrenbang anak merupakan bentuk peran anak sebagai pelopor dan pelapor, serta partisipasi nyata dalam pembangunan yang memperhatikan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Hal tersebut disampaikan Walikota Tanjungpinang, Endang Abdullah, S.Kp, M.Si saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tematik anak, yang dilaksanakan di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Rabu (09/03).

Endang dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi dengan keberadaan forum anak di Kota Tanjungpinang.

“Forum anak merupakan wadah partisipasi anak untuk memiliki andil yang besar dalam pembangunan. Dan sudah seharusnya memfasilitasi tumbuh kembang anak secara optimal agar nantinya dapat bersaing di era Indonesia Emas,” ucap Endang.

Lanjut disampaikannya, partisipasi forum anak melalui kegiatan positif dapat dijadikan upaya untuk mengembangkan bakat dan potensi anak.

“Dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif, dapat dijadikan upaya mengembangkan bakat dan minat yang menjadi potensi yang ada tiap diri masing-masing. Dan peran orang tua untuk memperhatikan dampak globalisasi dan teknologi yang terus berkembang,” ungkapnya.

Endang berharap forum anak terus dilibatkan dalam musrenbang berdasarkan tingkatanya agar apa yang diharapkan dapat tersampaikan.

“Dengan segala masukan yang disampaikan pada musrenbang, sehingga apa yang diinginkan anak dapat tersampaikan kepada pemerintah. Dan harapan kita forum anak turut berperan aktif menyosialisasikan terkait pencegahan perkawinan usia anak, bullying, hingga permasalahan lainnya yang berkaitan dengan anak,” tutup Endang.

Pada pelaksanaan musrenbang tersebut menghasilkan sejumlah usulan terkait pembangunan pada 5 area penting yaitu pengembangan kawasan tanpa rokok, pencegahan pernikahan usia anak, pengembangan pusat kreativitas anak, perluasan akses penyediaan lembaga konsultasi orang tua/keluarga, dan peningkatan efektifitas pelaksanaan wajib belajar 12 tahun.

Musrenbang diikuti oleh peserta dari Forum Anak Kota, Forum Anak Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Tanjungpinang, perwakilan OSIS SLTP dan SLTA, Pramuka dan Organisasi Anak Anak lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.