Walikota Tinjau Pelaksanaan Donor Darah “Donate Blood To Be A Hero”

13

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYATWalikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP membuka kegiatan sekaligus meninjau kegiatan Donor darah yang di inisiasi oleh KSR PMI Unit UMRAH, bersama GenBI (Generasi Baru Indonesia) Kepri, dan Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro UMRAH. Dengan tema “Donate Blood To Be A Hero”, kegiatan ini dilaksanakan di Terminal Sungai Carang, Bintan Centre, Minggu (10/10).

Rahma menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan donor darah yang diprakarsai oleh kaum muda tersebut.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya untuk terlaksananya kegiatan ini atas inisiatif mahasiswa dan mahasiswi bersama PMI dan GenBI. Kegiatan bakti sosial seperti ini memiliki nilai manfaat tinggi dalam menyelamatkan nyawa sesama manusia,” ujarnya.

Rahma menambahkan, banyak masyarakat yang harus dengan segera membutuhkan darah sedangkan stok terbatas.

“Semoga dengan kegiatan ini, dengan animo masyarakat yang tinggi untuk mendonorkan darah nya, ketersediaan darah menjadi cukup dan dapat menolong pasien yang sedang membutuhkan”, harapnya.

Saat meninjau pelaksanaan donor darah, Rahma memberikan semangat kepada petugas dan pendonor darah.

“Terimakasih kepada masyarakat yang telah bersedia mendonorkan darahnya untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Dengan mendonor selain memberi manfaat untuk orang lain, juga bermanfaat untuk kesehatan pendonor sendiri,” ucap Rahma.

Sementara itu, Gilang Satria Wahyu Dewantara, selaku ketua pelaksana  menyampaikan keadaan stok darah di UTD PMI saat ini menipis, dikarenakan kurangnya partisipasi masyarakat pada masa pandemi.

“Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menambah ketersediaan darah di UTD PMI yang semakin berkurang dan dapat membantu masyarakat dalam mencari kebutuhan darah. Selain itu juga mengedukasi masyarakat bahwa donor darah saat pandemi sangat aman dengan protokol kesehatan”, ucap Gilang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.