Rahma Bagikan Kartu Kendali LPG 3 Kg, Kali Ini Wilayah Sei Jang

19
Walikota Tanjungpinang, Rahma memberikan kartu kendali kepada penerima kartu

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYATSebagai upaya menjamin ketersediaan gas bersubsidi, keseragaman harga sesuai yang ditetapkan, dan mengantisipasi masyarakat agar tidak mengantri untuk mendapatkan gas 3 kilogram, terhitung sudah 13 pangkalan yang didatangi Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP untuk membagikan secara langsung kartu pelanggan gas 3 kg kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan Pelaku Usaha Mikro di Tanjungpinang. Kali ini Rahma kembali menyerahkan kartu pelanggan di 3 pangkalan di wilayah kelurahan sei jang pada Selasa (22/2).

Dalam sambutannya Rahma menjelaskan bahwa yang berhak membeli gas LPG 3 Kg subsidi hanyalah warga yang namanya terdaftar di pangkalan dan memegang kartu pelanggan.

Kartu pelanggan dengan bagian bawah kartu berwarna hijau untuk Rumah Tangga Sasaran, sedangkan kuning untuk Pelaku Usaha Mikro.

“Adapun jatah setiap Rumah Tangga Sasaran yang memiliki kartu pelanggan adalah 4 tabung per bulan, dan pelaku usaha mikro 9 tabung setiap bulannya”, jelas Rahma.

Rahma juga mengimbau kepada penerima kartu pelanggan, pemilik pangkalan serta perangkat masyarakat untuk bersama mengontrol pendistribusian gas subsidi ini.

“Bila terdapat masyarakat yang belum terdata tetapi termasuk kategori penerima, harap melaporkan kepada RT/RW setempat untuk dilakukan musyawarah kembali untuk mendata Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan pelaku UMKM yang berhak memiliki kartu pelanggan”, ucap Rahma.

Terdata, Pangkalan Firdaus Jalan Sei Jang Darat mendapat kuota dengan rincian 104 tabung untuk RTS dan 234 tabung untuk Usaha Mikro, Pangkalan Alif Gas Jalan Sidomakmur Gang Nira dengan rincian 96 tabung untuk RTS dan 81 tabung untuk Usaha Mikro, dan Pangkalan Belia Gas Jalan Batu Kucing dengan rincian 100 tabung untuk RTS, 108 tabung untuk Usaha Mikro.

Bryan Akbar, pemilik pangkalan Firdaus merasakan manfaat dari kartu pelanggan ini. Menurutnya, kartu pelanggan dapat mengkontrol pendistribusian kepada yang benar-benar berhak.

“Pangkalan dapat melayani masyarakat yang terdata sesuai dengan logbook, sehingga tidak ada lagi antrean dan kami tidak lagi diprotes oleh masyarakat jika kehabisan stok,” ungkap Bryan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.