Terpapar COVID-19, Layanan IGD dan ICU RSUD Raja Ahmad Tabib Ditutup Sementara

302
RSUD Raja Ahmad Tabib (Prengki/WARTARAKYAT)

TANJUNGPINANG | Warta Rakyat – Pelayanan RSUD Raja Ahmad Tabib, bagian instalasi gawat darurat (IGD) dan insentive care unit (ICU) mulai hari ini ditutup sementara, Sabtu (8/8/2020).

Penutupan layanan yang notabene milik Pemerintah Provinsi Kepri di Tanjungpinang itu ditutup lantaran terdapat dokter dan perawat terpapar Covid-19.

Kabar pemberitahuan tidak beroperasi sementara IGD dan ICU RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang ini sudah beredar di media WhatsApp.

Berikut isi kutipan dari pemberitahuan yang beredar:

Tanjungpinang

“Sehubungan dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib, maka disampaikan bahwa pelayanan IGD dan ICU ditutup sementara.

Mulai Sabtu, 8 Agustus 2020 pukul 08.00 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya. Demikian disampaikan untuk dimaklumi. Terimakasih,” tulis Plt. Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr. Elfiani Sandri, MPH, Sabtu (8/8/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudiana, membenarkan kabar itu.

“Benar, hal ini disebabkan ada satu orang dokter IGD dan satu orang Perawat ICU terpapar covid-19,” ujar Tjetjep.

Belum diketahui kapan dibuka kembali layanan instalasi gawat darurat (IGD) dan insentive care unit (ICU) di RSUD Raja Ahmad Tabib.

Selain itu, Tjetjep juga membantah informasi terkait adanya pasien terinfeksi Covid-19 tidak ditangani di RSUD Raja Ahmad Tabib karena dokter tidak memiliki datanya.

“Tidak benar (kabar itu) yang ditangani oleh RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) adalah mereka yang memiliki gejala klinis, sementara yang terinfeksi tanpa gejala mereka di karantina, apakah itu karantina mandiri maupun karantina yang ditampung di Rumah Singgah RSUD RAT,” tutup Tjetjep.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.