Komisi I DPRD Kepri Tinjau KEK Galang Batang Bintan dan PT BAI

318
Tanjungpinang
Ketua Komisi I DPRD Kepri, Bobby Jayanto, S.IP bersama anggota saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan dan PT BAI, Kamis (13/2).(foto: Ist)

BINTAN | Warta Rakyat – Ketua beserta anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan dan PT BAI, Kamis (13/2).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Bobby Jayanto, S.IP mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan akan memberikan dampak baik pada ekonomi di Bintan secara umum dan masyarakat sekitar khususnya.

“Perusahaan dan pabrik yang ada di dalam kawasan KEK itu nanti akan menyerap hingga tiga puluhan ribu tenaga kerja. Selain itu sejumlah fasilitas seperti perumahan, jalan dan mushala akan dibangun nantinya,” tutur Bobby, yang juga anggota Fraksi NaDem Kepri ini, Rabu (13/2).

Bobby menyampaikan hal tersebut usai berkunjung bersama rombongan ke kantor adiministrasi Kawasan Ekonomi khusus (KEK) dan meninjau langsung ke kawasan KEK di Galang Batang.

Ketua Komisi I DPRD Kepri, Bobby Jayanto, S.IP bersama anggota saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan dan PT BAI, Kamis (13/2).(foto: Ist)
Tanjungpinang

Saat ini di kawasan tersebut sudah beroperasi satu perusahaan yakni PT. Bintan Alumina Indonesia (PT. BAI)

Dalam kunjungan yang juga diikuti oleh Wakil Ketua 3 DPRD Kepri, dr Afrizal Dachlan dari Fraksi NasDem  tersebut, pihak KEK Galang Batang, Bintan memberikan paparan cara mengurus perizinan di kawasan ekonomi khusus tersebut.

Selain itu juga ada paparan tentang dampak pertumbuhan ekonomi hasil kajian konsultan Internasional Frost dan Sullivant.

Disebutkannya pembangunan industri refinery (kilang minyak) dan smelter (pabrik peleburan) akan memberikan kontribusi kumulatif dampak pertumbuhan ekonomi sebesar US $8,67 milyar untuk jangka waktu 15 tahun ke depan atau pertumbuhan ekonomi US $ 578 juta pertahun.

Ketua Komisi I DPRD Kepri, Bobby Jayanto, S.IP bersama anggota saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan dan PT BAI, Kamis (13/2).(foto: Ist)

Kemudian pembangunan industri itu akan menghasilkan pemasukan negara melalui pajak rata-rata US & 48,1 juta pertahun.

Dengan beroperasinya pabrik, akan berpotensi membuat penghematan pada biaya impor, peningkatan produksi aluminium dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Dampak pembangunan industri ini juga meningkatkan akses ke pelayanan kesehatan, pendidikan dan mengurangi kesenjangan pendapatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.