KARIMUN | WARTA RAKYAT – Suksesnya Enjoy Karimun Event 2026 – Karimun Cultural Celebration di Coastal Area Karimun, Sabtu (17/10/2026) malam, tidak hanya menghadirkan kemeriahan budaya, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperluas pasar.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menjadi momentum strategis untuk mendorong UMKM naik kelas, memperkuat ekonomi kreatif, dan memperkenalkan produk unggulan Karimun ke pasar yang lebih luas.
“Enjoy Karimun Event bukan sekadar hiburan dan perayaan budaya. Kegiatan ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Kita ingin produk lokal semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” tegasnya.
Digelar dalam rangka Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun dengan tema “Semarak Budaya dalam Harmoni”, perhelatan ini menyedot perhatian masyarakat melalui pertunjukan seni lintas budaya dan penampilan bintang tamu Lebah Begantong.
Menurut Bupati Ing Iskandarsyah, besarnya kunjungan masyarakat menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pelanggan, serta membangun jejaring bisnis dengan pengunjung dari berbagai daerah maupun negara tetangga.
Ia berharap Enjoy Karimun Event dapat terus dikembangkan menjadi agenda tahunan berstandar internasional yang tidak hanya memperkuat daya tarik pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kita ingin UMKM Karimun semakin maju, naik kelas, dan berani bersaing di pasar global. Event seperti ini harus menjadi ruang promosi, perluasan pasar, dan penggerak ekonomi masyarakat,” harapnya.
Di tengah kemeriahan acara, masyarakat juga diimbau tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker apabila kondisi kabut asap memburuk.
Melalui sinergi pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat, Enjoy Karimun Event diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat posisi Karimun sebagai destinasi budaya dan pariwisata yang berdaya saing. (Nov)






