KARIMUN | WARTA RAKYAT – Penguatan infrastruktur irigasi menjadi salah satu kunci pengembangan pertanian padi di Desa Pangke, Kabupaten Karimun.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun berkomitmen memperkuat dukungan infrastruktur guna menunjang perluasan lahan sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan lokal.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Ir Raja Machrizal, menyampaikan komitmen tersebut saat mendampingi Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole dalam kegiatan panen padi di Kampung Suka Maju RT 001 RW 003, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Raja Machrizal juga meninjau aliran irigasi yang direncanakan untuk mendukung kebutuhan air persawahan.
Koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera IV (BWSS IV) dan Kementerian PUPR menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengairan di kawasan pertanian tersebut.
“Pengembangan pertanian padi membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, terutama irigasi. Karena itu, kami berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait agar kebutuhan pengairan persawahan di Pangke dapat ditangani secara berkelanjutan,” ujar Raja Machrizal.
Sebelumnya, BWSS IV juga telah melakukan peninjauan terhadap aliran sungai dan irigasi untuk mendukung rencana operasi dan pemeliharaan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga fungsi saluran air sekaligus mengantisipasi potensi genangan yang dapat mengganggu lahan pertanian.
Penguatan irigasi tersebut sejalan dengan rencana pengembangan pertanian Desa Pangke.
Kepala Desa Pangke, Junaidi, menyebutkan bahwa lahan yang telah ditanami padi saat ini mencapai hampir dua hektare, sedangkan sekitar lima hektare telah dibuka. Pemerintah desa menargetkan pembukaan lahan hingga 10 hektare pada akhir 2026, dengan rencana pengembangan 20–30 hektare pada 2027.
Selain mendukung produksi pangan, pertanian padi Pangke juga mulai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Lebih dari 30 warga lanjut usia disebut memperoleh manfaat dari aktivitas pertanian, sementara kawasan persawahan mulai dikembangkan sebagai potensi wisata pedesaan.
Pemerintah Kabupaten Karimun terus mendorong penguatan ketahanan pangan dan kemandirian beras melalui kolaborasi lintas sektor.
Dukungan infrastruktur irigasi diharapkan menjadi fondasi penting bagi peningkatan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Kapolsek Meral AKP Wardi Purbowo, perwakilan Kodim 0317/TBK, Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan, Ketua TP-PKK Kabupaten Karimun Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah, Ketua YKI Cabang Kabupaten Karimun Lisa Amrianti Rocky Bawole, serta masyarakat. (Nov)






