PUPR Karimun Bidik Dukungan Inpres, Irigasi Pertanian Desa Pangke Jadi Prioritas

Kunjungan BWS Sumatera IV Batam ke kawasan pertanian Desa Pangke, yang turut didampingi Dinas PUPR Karimun dan kepala desa setempat. FOTO: Dinas PUPR Karimun/WARTA RAKYAT

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun memperkuat langkah strategis untuk meningkatkan infrastruktur irigasi pertanian di Desa Pangke.

Dukungan pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 diusulkan guna mendorong pembangunan, peningkatan, hingga rehabilitasi jaringan irigasi.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Ir Raja Machrizal, mendorong sinergi pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam agar kebutuhan pengairan petani dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Upaya tersebut mengemuka dalam kunjungan BWS Sumatera IV Batam ke kawasan pertanian Desa Pangke, yang turut didampingi Dinas PUPR Karimun dan kepala desa setempat.

Pertemuan itu menjadi momentum untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari bantuan pompa air hingga pembangunan saluran irigasi.

“Penguatan infrastruktur irigasi menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian. Kami berharap usulan yang disampaikan dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat agar kebutuhan pengairan petani di Desa Pangke dapat ditangani secara optimal,” ujar Raja Machrizal.

Salah satu kebutuhan mendesak ialah bantuan pompa air dari BWS Sumatera IV Batam yang direncanakan segera direalisasikan. Dukungan ini diharapkan membantu petani memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian mereka.

Selain itu, PUPR Karimun mengusulkan pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pengairan sekaligus meningkatkan efektivitas distribusi air ke lahan pertanian.

Sementara itu, usulan melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025 diarahkan untuk mendorong penanganan jaringan irigasi secara lebih menyeluruh, mencakup pembangunan jaringan baru, peningkatan kapasitas, serta rehabilitasi infrastruktur yang membutuhkan perbaikan.

Menurut Raja Machrizal, sinergi lintas pemerintahan menjadi kunci agar kebutuhan infrastruktur pertanian dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan mekanisme program yang berlaku.

Penguatan irigasi di Desa Pangke tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan air, tetapi juga menyangkut keberlanjutan usaha tani, peningkatan produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap agenda nasional memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan.

PUPR Karimun berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat peningkatan layanan irigasi di Desa Pangke, sehingga infrastruktur pengairan semakin memadai dan sektor pertanian mampu tumbuh lebih produktif serta berkelanjutan. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses