Karimun Menuju 27 Tahun: Bupati Ing Iskandarsyah Gaungkan Harmoni, Baju Kurung Melayu Semarakkan Perayaan

Karimun Menuju 27 Tahun: Bupati Ing Iskandarsyah Gaungkan Harmoni, Baju Kurung Melayu Semarakkan Perayaan. (FOTO: Nov/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun yang akan diperingati pada 12 Oktober 2026.

Mengusung tema “Karimun Bangkit dan Berkembang Dalam Harmoni”, momentum ini diarahkan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang memperkuat kebersamaan, identitas budaya, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi dan pariwisata daerah.

Bacaan Lainnya

Bupati Karimun Ing Iskandarsyah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor B/400.14.1.1/2865/TAPEM-SETDA/2026 sebagai pedoman bagi OPD, instansi pemerintah dan non-pemerintah, BUMN/BUMD, rumah sakit, perusahaan, kecamatan, kelurahan hingga desa se-Kabupaten Karimun.

Dalam edaran tersebut, seluruh elemen daerah diajak mengambil bagian dalam menyemarakkan peringatan Hari Jadi Karimun.

Atribut berupa baliho, spanduk dan umbul-umbul dipasang mulai 1 hingga 16 Oktober 2026 di lingkungan perkantoran, ruko, toko, bangunan maupun sejumlah titik strategis.

Tak hanya itu, nuansa budaya Melayu akan menjadi bagian penting perayaan.

Pegawai Pemkab Karimun, instansi vertikal, BUMN/BUMD, sektor swasta hingga sekolah diwajibkan mengenakan Baju Kurung Melayu pada 12–16 Oktober 2026.

“Hari Jadi Kabupaten Karimun harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan. Kita ingin semangat bangkit dan berkembang ini dirasakan seluruh masyarakat, dengan tetap menjunjung harmoni, budaya dan identitas Karimun,” ujar Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, Kamis (8/10).

Semarak Hari Jadi ke-27 juga diperkuat melalui Events Calendar 2026 – Oktober yang dirancang menghadirkan beragam kegiatan budaya, ekonomi kreatif, pariwisata dan olahraga.

Rangkaian agenda diawali Perayaan HUT Ngo Hu Niu Niu pada 1–3 Oktober. Selanjutnya, Karimun Weekend Market Vol. 3 berlangsung 9–11 Oktober di kawasan UPBU Raja Haji Abdullah, disusul Fashion Show Retro Style Era 70-an dan 80-an pada 11 Oktober.

Puncak peringatan berlangsung 12 Oktober, melalui Upacara dan Syukuran Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun. Upacara digelar di Halaman Kantor Bupati Karimun, sementara acara syukuran dipusatkan di Gedung Nilam Sari.

Semarak berlanjut pada 16–17 Oktober melalui Enjoy Karimun Event 2026/Karimun Cultural Celebration bertajuk “Semarak Budaya Dalam Harmoni” di Panggung Putri Kemuning, Coastal Area Karimun.

Agenda kemudian diisi Festival Gasing Karimun, Tok Fishing Tournament ke-5, Turnamen Karate Kabupaten Karimun EJ Cup 2026, Ini Karimun Fun Run 5K, hingga Wirid Bulanan Pemda Karimun bersama masyarakat pada 30 Oktober di Kecamatan Meral Barat.

Menurut Ing Iskandarsyah, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pelaku UMKM, sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kita ingin perayaan ini hidup di tengah masyarakat. Budaya, olahraga, pariwisata dan kegiatan ekonomi harus bergerak bersama. Inilah makna Karimun bangkit dan berkembang dalam harmoni,” tegasnya.

Dengan rangkaian agenda yang tersebar sepanjang Oktober, Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun diproyeksikan menjadi momentum memperkuat identitas daerah sekaligus memperkenalkan Karimun sebagai destinasi wisata budaya dan bahari di kawasan barat Indonesia. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses