KARIMUN | WARTA RAKYAT – Menyambut Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun yang diperingati pada 12 Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menyiapkan Khutbah Jumat Seragam Sempena Hari Jadi Kabupaten Karimun ke-27.
Khutbah seragam tersebut akan disampaikan para khatib pada Jumat, 9 Oktober 2026, di masjid-masjid se-Kabupaten Karimun.
Materi khutbah mengangkat pesan tentang syukur atas perjalanan daerah, menjaga persatuan dan kondusivitas, menghargai perjuangan para pemimpin terdahulu, serta mengajak masyarakat mendukung pembangunan dengan tetap menjunjung nilai agama dan kehidupan bermasyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Karimun, Wahyu Amirullah, mengatakan pelaksanaan khutbah seragam menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Kabupaten Karimun sekaligus momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Khutbah ini diharapkan menjadi momentum untuk mengajak masyarakat mensyukuri perjalanan Kabupaten Karimun, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah dalam suasana yang aman serta harmonis,” ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Wahyu Amirullah menjelaskan, naskah khutbah telah disampaikan kepada Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Karimun dan Persatuan Mubaliq Kabupaten Karimun (PMKK) untuk diteruskan kepada para khatib yang bertugas.
“Naskah tersebut dapat digunakan secara utuh maupun disesuaikan dengan kondisi jamaah dan situasi di masing-masing masjid,” ucapnya.
Sementara itu, rangkaian khutbah seragam tersebut akan memiliki agenda khusus di Masjid Assholihat, Tanjung Judah, Kecamatan Sugie Besar, Jumat, 9 Oktober 2026.
Bupati Karimun Ing Iskandarsyah dijadwalkan menjadi khatib sekaligus imam salat Jumat dengan menyampaikan materi Khutbah Jumat Seragam Sempena Menyambut Hari Jadi Kabupaten Karimun ke-27 Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, juga dijadwalkan penyerahan saguhati bagi imam, bilal dan noje dari BAZNAS Karimun serta 15 paket bantuan sembako bagi keluarga kurang mampu.
Selain itu, akan dilakukan penyerahan bantuan mesin tempel 15 PK kepada lima kelompok dengan total 24 unit mesin, doa bersama menyambut Hari Jadi Kabupaten Karimun, serta makan bersama yang diikuti sekitar 100 orang.
Materi khutbah menekankan bahwa bertambahnya usia Kabupaten Karimun perlu dimaknai dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan, persatuan dan keberlanjutan pembangunan.
Pesan tersebut juga mengajak masyarakat menghindari fitnah, prasangka dan ghibah, serta membangun hubungan sosial yang dilandasi nilai keimanan, kepedulian dan kebersamaan.
Momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun pun tidak hanya ditempatkan sebagai peringatan administratif, tetapi juga sebagai ruang refleksi spiritual dan sosial agar pembangunan daerah berjalan seiring dengan penguatan kehidupan keagamaan serta kepedulian terhadap masyarakat. (Nov)






