BATAM | WARTA RAKYAT – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), H. Iman Sutiawan, menyatakan komitmennya untuk membantu memfasilitasi kepulangan para korban dugaan penyiksaan yang kasusnya menjadi perhatian publik setelah rekaman video terkait peristiwa tersebut viral di media sosial.
Komitmen tersebut disampaikan Iman Sutiawan saat menemui langsung para korban di Mapolsek Sagulung, Kota Batam, Rabu (07/10/2026).
Dalam kunjungannya, Iman memastikan bahwa para korban yang diketahui berasal dari Jawa Barat dan Palembang akan mendapatkan bantuan untuk kembali ke daerah asal masing-masing agar dapat berkumpul kembali bersama keluarga.
Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk Anggota DPR RI Endipat Wijaya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, serta Ustaz Agus Yusup.
“Pak Gubernur Jawa Barat, Bapak KDM, saya, Bang Endipat Wijaya (DPR RI), dan juga Ustaz Agus Yusup akan memfasilitasi korban untuk pulang ke rumahnya di Jawa Barat. Begitu juga dengan korban asal Palembang, kami juga akan fasilitasi sampai ke rumahnya,” ujar Iman Sutiawan yang saat itu didampingi Ustaz Agus Yusup.
Dalam pertemuan tersebut, Iman Sutiawan turut memberikan perhatian terhadap kondisi para korban setelah mengalami peristiwa yang diduga mengandung unsur kekerasan.
Ia menegaskan pentingnya memastikan para korban memperoleh penanganan yang layak serta bantuan yang diperlukan untuk kembali ke lingkungan keluarga.
Menurutnya, persoalan yang menimpa para korban tidak hanya menjadi perhatian aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap masyarakat, khususnya mereka yang merantau ke daerah lain untuk mencari pekerjaan dan memperbaiki kondisi perekonomian keluarga.
Sebagai Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman memandang bahwa perhatian terhadap keselamatan masyarakat merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan perlindungan hak-hak warga negara. Melalui koordinasi dengan berbagai pihak, ia berharap proses pemulangan para korban dapat terlaksana dengan baik, sekaligus memastikan mereka dapat kembali ke keluarga masing-masing dengan aman.
Selain menyampaikan komitmen membantu para korban, Iman Sutiawan juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima tawaran pekerjaan, terutama apabila pekerjaan tersebut berada di luar daerah asal.
Ia menilai bahwa masyarakat perlu memastikan kejelasan informasi mengenai perusahaan, lokasi pekerjaan, pihak pemberi kerja, serta ketentuan pekerjaan yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk berangkat.
“Hati-hati dalam mencari pekerjaan,” pesan Iman.
Peristiwa yang dialami para korban diharapkan menjadi pembelajaran bersama mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan, eksploitasi, maupun tindak kekerasan yang dapat terjadi dalam proses perekrutan tenaga kerja.
Upaya pencegahan juga memerlukan peran bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan pihak terkait agar pencari kerja mendapatkan informasi yang benar serta perlindungan yang memadai.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kepri turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah mengambil langkah penanganan terhadap kasus dugaan penyiksaan tersebut.
Iman secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Sekupang dan Polsek Sagulung atas tindakan yang dilakukan dalam mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Terima kasih kepada polisi, khususnya Polsek Sekupang dan Polsek Sagulung yang telah mengamankan para pelaku,” ungkapnya.
Penanganan kasus tersebut diharapkan dapat terus berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta perlindungan terhadap hak-hak korban. Kunjungan Ketua DPRD Kepri ke Mapolsek Sagulung sekaligus menjadi bagian dari perhatian terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat.
Melalui langkah fasilitasi kepulangan para korban dan koordinasi bersama pihak terkait, diharapkan para korban dapat segera kembali ke kampung halaman serta memperoleh dukungan yang diperlukan setelah mengalami peristiwa tersebut.
DPRD Provinsi Kepulauan Riau, sesuai dengan tugas dan kewenangannya, memiliki peran penting dalam mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap perlindungan masyarakat, peningkatan pengawasan, serta penguatan koordinasi antarlembaga guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.






