Perumda BBJ Karimun Bakal Bongkar Paksa Bila Pedagang Pasar Sore Enggan Pindah ke Blok D Puan Maimun

Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya (BBJ) Karimun, H Muhammad Mahsun, saat diwawancara wartawan, Rabu (1/4/2026).Foto: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Setelah menuai pro dan kontra, relokasi pedagang sore ke Blok D pasar Puan Maimun Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. memasuki babak akhir.

Relokasi dilakukan karena lokasi saat ini merupakan area parkir pasar Puan Maimun.

Bacaan Lainnya

Perumda Bumi Berazam Jaya (BBJ) Karimun memberikan kesempatan kepada pedagang pasar sore untuk membongkar sendiri lapaknya dan pindah pada 10 April.

“Tanggal 11 nya tempat ini (pasar sore) tidak ada lagi yang boleh berjualan. Jika tidak mau maka dilakukan pembongkaran dan pemindahan secara paksa,” tegas Direktur Perumda BBJ Karimun, H Muhammad Mahsun, Rabu (1/4).

Ia mengatakan, relokasi pedagang pasar sore rencana awalnya 1 April 2026. Namun dikarenakan adanya kendala, pemindahan diundur pada 11 April nanti.

“Tidak mungkin kita melakukan relokasi tapi segala sesuatu hal nya belum siap.
Proses relokasi akan diawali dengan pencabutan undian nomor meja atau lapak,” ujar Mahsun.

Dia menjelaskan, pedagang pasar sore yang dipindahkan ke Blok D pasar Puan Mainun sekitar 82 orang.

Lanjutnya, terdiri dari 18 pedagang (lapak basah) yang awalnya dipindahkan dari pinggir laut Jalan H Arab.

Kemudian 18 lagi pedagang baru yang muncul pada saat pasar sore beroperasi. “Tentu harus kita akomodir, tidak mungkin kita meninggalkan mereka, kan mereka juga mencari makan,” kata Mahsun.

Selain itu sambungnya, sisa 46 lagi adalah pedagang sayur-sayuran. “Sebagian dari jumlah ini adalah pedagang pasar pagi di Puan Maimun yang lanjut berjualan ke pasar sore,” katanya lagi.

Beberapa pedagang di pasar Puan Maimun mendukung Perumda BBJ Karimun melakukan relokasi pedagang pasar sore ke Blok D Puan Maimun.

“Sangat setuju, lebih tertata, pedagang menjadi satu tempat semua,” kata mereka. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses