KARIMUN | WARTA RAKYAT – Marak kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau sepanjang Januari 2026.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Karimun, telah terjadi 26 kasus karhutla sepanjang Januari 2026
Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat, mengatakan lonjakan kebakaran terjadi hampir merata di berbagai wilayah.
Kondisi cuaca panas disertai angin kencang turut mempercepat penyebaran api, terutama di lahan semak dan perkebunan.
“Intensitas kebakaran yang tinggi membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan, dengan laporan kejadian mencapai tiga hingga empat titik dalam satu hari,” kata Hendra.
Ia mengungkapkan, sebagian besar kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, ditambah kondisi lahan yang kering.
“Api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan jika terlambat ditangani,” ungkap Hendra.
Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kering.
Warga juga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani sebelum meluas.
“Pencegahan jauh lebih penting, karena kalau api sudah besar, dampaknya luas dan petugas juga terbatas,” ucap Hendra.
Maraknya karhutla di awal tahun ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak.
Tanpa upaya pencegahan bersama, kebakaran berpotensi terus berulang dan mengancam lingkungan serta keselamatan warga.






