HUT ke-27 Karimun, Bupati Ing Iskandarsyah Kenang Muhammad Sani: Mentor Birokrasi dan Peletak Fondasi Daerah

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, bersama Hajah Aisah Sani dalam resepsi Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun di Gedung Nilam Sari, Senin (12/10/2026). Momen ini menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum Haji Muhammad Sani, Bupati definitif pertama Karimun, atas jasa dan kontribusinya dalam meletakkan fondasi pemerintahan serta pembangunan daerah. (Foto: Eka/Warta Rakyat)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun menjadi momentum mengenang jasa para perintis daerah.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, secara khusus mengundang Hj Aisah Sani dalam resepsi hari jadi di Gedung Nilam Sari, Kompleks Perkantoran Bupati Karimun, Senin (12/10/2026), sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum H Muhammad Sani, bupati definitif pertama Karimun.

Bacaan Lainnya

Penghormatan tersebut ditandai dengan penyerahan buket bunga kepada Hj Aisah Sani.

Momen ini menjadi simbol apresiasi atas pengabdian generasi terdahulu yang meletakkan fondasi pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun mengungkapkan, H Muhammad Sani bukan sekadar tokoh penting dalam sejarah Karimun, tetapi juga sosok yang memberikan banyak pelajaran dalam perjalanan kariernya di birokrasi.

“Pak Sani merupakan salah satu mentor saya dalam birokrasi. Banyak hal yang saya pelajari dari beliau, terutama tentang bagaimana membangun fondasi pemerintahan dan meletakkan arah pembangunan daerah. Jasa dan pemikiran beliau patut kita kenang serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus,” ujar Ing Iskandarsyah.

H Muhammad Sani menjabat sebagai Penjabat Bupati Karimun pada 1999–2000, kemudian menjadi bupati definitif periode 2001–2005.

Pengabdiannya berlanjut di tingkat Provinsi Kepulauan Riau sebagai Wakil Gubernur pada 2005–2010 dan Gubernur pada 2010–2015 serta 2016.

Di Karimun, namanya lekat dengan gagasan pembangunan melalui gerakan Empat Azam.

Jejak pengabdiannya juga diabadikan melalui nama RSUD Muhammad Sani, salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Bagi Ing Iskandarsyah, peringatan hari jadi bukan hanya perayaan bertambahnya usia daerah, melainkan kesempatan untuk menghargai sejarah, meneladani pengabdian para pendahulu, dan melanjutkan pembangunan dengan tanggung jawab.

Memasuki usia ke-27, Karimun diharapkan terus bertumbuh dengan fondasi pemerintahan yang kuat, pelayanan publik yang semakin baik, serta pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses