Belajar dari Pekanbaru, Wabup Rocky Bidik Tata Kelola Sampah Berkelanjutan di Karimun

Belajar dari Pekanbaru, Wabup Rocky Bidik Tata Kelola Sampah Berkelanjutan di Karimun. (FOTO: Ist/WARTA RAKYAT)

KARIMUN | WARTA RAKYAT — Pemerintah Kabupaten Karimun melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Pekanbaru, Rabu (7/10/2026), untuk mempelajari tata kelola persampahan sekaligus menggali praktik pengelolaan lingkungan yang diterapkan di daerah tersebut.

Rombongan dipimpin Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, didampingi Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ahmadi, Kepala Dinas PUPR Ir. Raja Machrizal, Kepala Dinas Perkim Muhammad Zulfan, serta Kabid ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM Vandarones Purba.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar bersama jajaran perangkat daerah di ruang rapat Wali Kota, Lantai 5 Perkantoran Tenayan Raya.

Rocky mengatakan, Pekanbaru menjadi salah satu rujukan yang ingin dipelajari Pemkab Karimun dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dan efisien.

“Maksud dan tujuan kami datang ke Kota Pekanbaru, salah satu agendanya mempelajari terkait dengan tata kelola sampah. Pekanbaru sudah sangat baik pengelolaannya, sehingga kami datang ke sini untuk belajar dan mengambil ilmu yang nantinya akan kami terapkan di Tanjung Balai Karimun,” ujar Rocky.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mencari pola pengelolaan sampah yang efektif sekaligus mendorong efisiensi dalam pelayanan publik.

“Ini semua dalam rangka untuk efisiensi,” tegasnya.

Rocky juga menekankan bahwa persoalan sampah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat.

“Semua masyarakat juga harus terlibat dan peduli terhadap kebersihan sampah ini,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyambut baik kunjungan Pemkab Karimun. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai persampahan, tetapi juga membuka peluang pertukaran pengetahuan mengenai pengelolaan daerah.

Markarius menyebut Pekanbaru akan mempelajari pengalaman Karimun, khususnya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengembangan wilayah.

“Kita juga nanti banyak belajar dari Tanjung Balai Karimun terkait dengan peningkatan PAD dan juga pengembangan wilayah,” ujar Markarius.

Pertemuan Karimun–Pekanbaru itu sekaligus memperlihatkan pola sharing antarpemerintah daerah, dengan masing-masing daerah saling bertukar pengalaman untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Agenda tersebut diarahkan pada satu sasaran, yakni mencari formula pengelolaan sampah yang lebih efisien, melibatkan masyarakat, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan di Tanjung Balai Karimun. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses