KSOP Karimun Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Puncak Arus Mudik 18-19 Maret

Apel siaga kesiapan angkutan laut lebaran 2026 KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Jumat (13/3) siang. Foto: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau membuka posko angkutan lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Supendi, mengatakan posko dibuka dari 13 sampai dengan 30 Maret 2026. Setiap harinya akan disiagakan sebanyak sepuluh personel gabungan.

Bacaan Lainnya

Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, koordinasi, dan respons
cepat terhadap berbagai dinamika di lapangan.

Termasuk kondisi cuaca, kelaiklautan kapal, kesiapan pelabuhan, keselamatan
pelayaran, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa
transportasi laut.

“Keberadaan posko ini untuk memastikan koordinasi pengawasan berjalan efektif selama masa puncak arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H,” ujarnya usai memimpin apel siaga kesiapan angkutan laut lebaran 2026, Jumat (13/3) siang.

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memantapkan koordinasi antar petugas instansi terkait serta seluruh stakeholder yang terlibat langsung dalam
penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2026.

Sehingga diharapkan perjalanan masyarakat selama periode angkutan laut lebaran dapat berjalan dengan lancar, selamat, aman dan nyaman, sesuai dengan tagline mudik tahun 2026, yaitu:
“Mudik Nyaman Bersama”.

Supendi menyampaikan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada tanggal 18-19 Maret 2026

“Estimasi jumlah penumpang naik sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya,” ucapnya.

Ia menyebutkan, dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik periode libur lebaran 2026 telah menyediakan sebanyak 55 unit kapal ferry, 88 speedboat, 1 kapal Pelni KM Kelud, dan juga ada kapal Roro.

Kesemua armada sudah dilakukan pengecekan dan dinyatakan laik laut serta siap melayani mudik lebaran 2026, begitu juga dengan sarana prasarana lainnya.

“Kita juga sudah siapkan kapal tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” ucap Supendi.

Dia menegaskan kepada jajarannya, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta selalu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

“Tingkatkan pengawasan, perlu ada perhatian khusus terhadap penumpang dan angkutannya agar terjamin keselamatannya,” pinta Supendi. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses