KARIMUN | WARTA RAKYAT – PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengeluarkan imbauan untuk masyarakat di daerah tersebut agar mewaspadai bahaya listrik.
Manager PLN Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengatakan bahaya listrik bisa muncul dari aktivitas sehari-hari yang kita anggap biasa.
Seperti penanaman pohon dan tanaman jangan sampai mendekati jaringan listrik. Untuk jarak amannya minimal 3 meter dari instalasi jaringan listrik.
Kemudian, menjauhkan antena/parabola dari instalasi jaringan listrik, dan tidak bermain layang-layang dekat instalasi jaringan listrik.
Selanjutnya, hindari parkir kendaraan berat, membangun atau memperbaiki bangunan, serta membakar sampah dekat instalasi jaringan listrik.
Ia juga meminta semua pelanggan untuk selalu periksa instalasi rumah setiap 5 tahun sekali, menghindari menumpuk instalasi terminal listrik, serta hindari beraktivitas di dekat instalasi panel PLN.
“Keselamatan di mulai dari kesadaran,” ujar Ahmad Subhan Hadi, Selasa (24/2/2026).
Ia menyampaikan, semua harus dijaga dan memerhatikan jarak amannya dari instalasi listrik. Jika tidak bisa berdampak buruk.
“Selain bisa menyebabkan listrik padam dan kesentrum, juga dapat terjadinya kebakaran,” ungkapnya.
Ahmad Subhan Hadi mengharapkan semua pelanggan mematuhi jarak aman agar terhindar dari bahaya listrik.
PLN Karimun akan secara rutin mengedukasi masyarakat terhadap bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
“Edukasi yang kami lakukan bertujuan jangan sampai masyarakat lalai terhadap potensi bahaya listrik,” pungkasnya. (Nov)






