Tarif Pas Penumpang WNA Naik, GM Pelindo Karimun: Untuk PAD dan Tidak Membebani WNI

General Manager PT Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama. Foto: Nov

KARIMUN | WARTA RAKYAT – Terhitung 10 Februari 2026 PT Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Karimun melakukan penyesuaian tarif pas penumpang luar negeri untuk warga negara asing (WNA).

“Khusus untuk WNA saja naik sebesar Rp 50 ribu, jika tarif sebelumnya Rp 75 ribu menjadi Rp 125 ribu,” ungkap General Manager PT Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, Rabu (18/2).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, penyesuaian tersebut sudah melalui mekanisme, yaitu persetujuan dari Pemkab Karimun dan kesepakatan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUP).

“Penerapan tarif baru sudah atas persetujuan Bupati Karimun dan khusus untuk WNA saja, tidak berdampak pada WNI,” ujar Joni.

Disampaikannya, kenaikan ini atas perbandingan pelabuhan-pelabuhan yang ada di sekitar Provinsi Kepulauan Riau.

Seperti di Selat Panjang, Riau sebesar Rp 150 ribu khusus WNA, di Tanjungpinang Rp 100 ribu. Kemudian di Johor 32 Ringgit, di Kukup 50 Ringgit Malaysia.

“Penyesuaian ini tidak membebani WNI, kemudian untuk menambah income (PAD) Pemkab Karimun dalam hal ini BUMD,” ucapnya.

Joni mengatakan, ke depannya akan menata, merapikan, bertransformasi untuk terminal penumpang yang merupakan ikon dari pada Tanjung Balai Karimun.

“Memang banyak yang harus benahi, Pelindo Karimun bersama-sama pihak terkait terus berkomitmen memberikan yang terbaik. Saya inginkan semua fasilitas di pelabuhan harus hampir sama dengan di bandara,” tuturnya.

Joni kembali menegaskan, penyesuaian tarif baru tersebut setelah adanya kesepakatan antara Pelindo dan Pemkab Karimun.

“Apabila nantinya penyesuaian tarif ini mempengaruhi kunjungan wisman, jika memang Pemkab Karimun perlu evaluasi kembali tentu kita evaluasi tarifnya sebesar apa,” katanya mengakhiri. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses