TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Setelah sukses dengan program pembangunan ekonomi kemasyarakatan yang masih terus berjalan hingga kini, Wali Kota Tanjungpinang Rahma mulai membangun kekuatan jaringan kesehatan masyarakat Tanjungpinang.
Tidak tanggung-tanggung, tahun ini Pemerintah Kota Tanjungpinang menyediakan anggaran jaminan kesehatan untuk 21 ribu jiwa.
‘’Masyarakat tidak mampu yang tidak terdaftar dalam DTKS, akan ditanggung oleh pemerintah Kota Tanjungpinang,” kata Rahma dalam keterangan, Selasa (11/4/2023).
Wali Kota Rahma menyampaikan, warga dapat mendaftarkan diri secara langsung ke kelurahan untuk mendapatkan surat keterangan tidak mampu.
Layanan kesehatan masyarakat dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dijamin oleh pemerintah pusat, hanya mencakup kepada masyarakat yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Untuk menyelenggarakan dan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat tak mampu di Tanjungpinang, Rahma kemudian memploting anggaran untuk jaminan kesehatan.
“Pemerintah wajib melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ucapnya.
Setelah terdaftar dalam BPJS, masyarakat dari kelompok pra sejahtera berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis kelas 3 di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ditunjuk.
Oleh sebab itu, Rahma bahkan menegaskan kepada seluruh perangkat di kelurahan untuk mencari warga tidak mampu dan segera melengkapi berkas administrasi yang diperlukan.
‘’Kita juga sudah menyediakan rumah singgah untuk masyarakat yang dirujuk melakukan perobatan di Jakarta dan Batam. Jadi masyarakat yang tidak mampu, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya penginapan. Segera urus BPJS Kesehatan. Saya sudah siapkan anggaran untuk 21 ribu masyarakat yang tidak mampu,” imbuhnya.
Ikuti Selengkapnya Artikel Kami di Google News – Wartarakyat.co.id