TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Sebanyak 80 pemilik pemilik Industri Rumah Tangga Pangan diberikan penyuluhan keamanan pangan di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Rabu (19/10/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Elfiani Sandri menyampaikan, kegiatan ini merupakan kali ketiga dilaksanakan pada tahun 2022 ini.
Menurutnya, selama tiga kali kegiatan, sudah ada 310 orang peserta yang mengikutinya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada pemilik industri rumah tangga untuk memproduksi produknya aman dan bermutu sehingga bisa meminimalisir terjadinya keracunan pangan.
“Untuk itu kami Dinas Kesehatan membantu bersinergi untuk membina mereka bagaimana cara mengelola pangan yang sehat,” ucapnya.
Ia mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pembinaan terhadap industri rumah tangga, supaya produk yang mereka produksi terjamin.
“Kita tahu makanan-makanan itu kadang bisa mengakibatkan penyakit, ketika kondisinya tidak higenis, ketika makan ada bahan pengawet,” ujarnya.
Seperti diketahui, kata Elfiani, Tanjungpinang merupakan salah satu daerah yang mengandalkan potensi pariwisata.
Menurutnya, kuliner merupakan suatu daya tarik dan menjadi keharusan dibeli oleh wisatawan sebagai oleh-oleh. “Jadi kuliner yang dibeli untuk oleh-oleh harus terjamin,” Ucapnya.
Ia menambahkan, setelah kegiatan ini para peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk pengajuan sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah tangga.
“Sertifikat yang kita berikan bisa digunakan untuk pengurusan izin berusaha di PTSP, jadi mereka sudah bisa menjual produknya kepada khalayak, tentu bisa untuk bersaing di tingkat lebih tinggi,” imbuhnya.