Jalankan Visi Misi, PBB Tanjungpinang Gotong Royong Pembongkaran Gereja HKBP Nommensen

Sejumlah pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB) Tanjungpinang dan pendeta (baju hitam) foto bersama usai gotong royong pembongkaran (renovasi) rumah ibadah gereja HKBP Ressort Nommensen Kota Piring, Tanjungpinang, Senin (8/2/2021).

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Dalam rangka menjalankan visi misi dan semboyan organisasi yakni solidaritas, toleransi, rukun dan gotong royong, Pemuda Batak Bersatu (PBB) Tanjungpinang melakukan gotong royong pembongkaran (renovasi) rumah ibadah gereja HKBP Ressort Nommensen Kota Piring, Kota Tanjungpinang, Senin (8/2/2021).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Kota Tanjungpinang, Prengki Simanjuntak, S.IP mengungkapkan dalam kegiatan tersebut pihaknya mengerahkan sejumlah pengurus dan anggota untuk membantu pihak gereja.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong kita dalam menjalankan roda organisasi atau AD/ART organisasi,” ujar Prengki, yang didampingi Ketua PAC Tanjungpinang Timur, Adalustanus Sianturi, Senin (8/2/2021).

Ia berharap pembongkaran gedung lama dan pembangunan rumah ibadah yang baru tersebut cepat selesai.

“Semoga pembangunannya cepat selesai.  Dan bila dibutuhkan tenaga maka kita akan upayakan semampu kita,” tutupnya.

Sejumlah pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB) Tanjungpinang dan pendeta (baju hitam) foto bersama usai gotong royong pembongkaran (renovasi) rumah ibadah gereja HKBP Ressort Nommensen Kota Piring, Tanjungpinang, Senin (8/2/2021).

Sementara itu, Pimpinan Ressort HKBP Nommensen Kota Piring, Pdt Deser J. Nababan, S.Th mengapresiasi kegiatan PBB yang telah dilakukan di Kota Tanjungpinang, khususnya di gereja HKBP Nommensen.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai positif di masyarakat harus dipertahankan dan dilestarikan.

Bahkan, imbuhnya, harus bersinergi dengan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik.

“Atas nama HKBP Nommensen mengucapkan terimakasih untuk saudaraku PBB yang sungguh luar biasa. Doa kami semakin bersatu untuk berkarya,” ujar Pdt Deser J. Nababan, yang juga salah satu penasehat di DPC PBB Tanjungpinang ini.

Pendeta mengatakan sebelum dilakukan peletakan batu pertama yang direncankan pada tanggal 23 Februari 2021 nanti, saat ini pihaknya terlebih dahulu melakukan pembongakaran gereja yang lama.

Pasalnya, ukuran gereja saat ini yakni 8 x 18 meter itu hanya mampu menampung sekitar 150 jemaat.

“Setelah selesai ibadah tadi, maka didalam nama Tuhan Yesus, pekerjaan pembongaran resmi dimulai. Jika tidak ada halangan tangggal 23 Februari nanti peletakan batu pertama. Nanti akan kita undang tokoh masyarakat,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, awalnya pembangunan tiang pancang yang direncanakan berukuran 14×32 meter dengan model bertingkat (basement) itu akan dimulai pada bulan Februari 2020 lalu.

“Namun karena pandemi Covid-19 jadi kita tunda, sehingga hari ini baru terealisasi. Sudah setahun tertunda,” sebutnya.

Adapun biaya pembangunan gereja agar dapat menampung seluruh jemaat yang berjumlah lebih kurang 350 KK itu membutuhkan biaya sekitar Rp 4 Miliar.

“Butuh Rp 4 Miliar model bertingkat. Kita berharap pembangunan gereja ini cepat selesai,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.