Berkat Usulan Anggota DPRD Tanjungpinang Reni, Akhirnya Pelantar Bergoyang Diperbaiki

Penampakan Tapak Jalan yang akan siap diperbaiki
Penampakan Tapak Jalan yang akan siap diperbaiki

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Sekitar jalan pelantar bugis (dekat dengan pelantar KUD) Kota Tanjungpinang yang dulunya menggunakan kayu, akhirnya diperbaiki oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas PUPR Tanjungpinang.

Ide pengusulan agar pelantar bugis itu dibangun permanen dengan menggunakan beton berawal dari Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Fraksi Hanura, Reni, SE saat melakukan survey bersama Lurah Tanjungpinang Kota, Said Muhammad Ilmin Alqudsi pada tanggal 19 November 2019 lalu.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Fraksi-Hanura, Reni, SE saat meninjau lokasi banjir di Pasar Baru Tanjungpinang, beberapa hari yang lalu.

“Saya mencoba melewati pelantar tersebut dengan rasa yang sangat takut karena begitu dilewati ternyata pelantar itu bergoyang,” kata Reni, Kamis (19/11).

Sambil melakukan survey Anggota DPRD Kota Tanjungpinang memikirkan keamanan warga sekitar yang melintasi pelantar tersebut karena bergoyang, hingga akhirnya ia berniat untuk memperbaiki pelantar tersebut melalui Anggaran APBD 2020.

“Ketika itu saya berpikir bagaimana warga yang tinggal di pelantar ujung sana yang pastinya mereka tiap hari harus melintasi pelantar tersebut, belum lagi jika ada bawa anak kecil. Dan saya juga berniat untuk memperbaiki pelantar tersebut melalui anggaran APBD 2020,” ujarnya.

Penampakan Jalan Pelantar Bugis sebelum dan sesudah di beton

Reni merasa senang akhirnya pelantar bugis tersebut sebagian sudah dibeton dan tidak bergoyang lagi, harapannya warga dapat melakukan akses jalan yang aman terutama warga yang bertempat tinggal didaerah tersebut.

“Akhirnya hari ini juga diinfokan pelantar tersebut sudah selesai dibangun, sangat bahagia bisa membantu akses warga yang di pelantar Bugis. Semoga bermanfaat walau belum full pelantar dibeton,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.