Ariyanto Lu dan Januar Robert Silalahi Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Kepri

Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji anggota DPRD Kepri di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Dompak.

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji anggota DPRD Kepri di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Dompak, Kamis (13/3/2025).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, mengagendakan pengucapan sumpah/janji Ariyanto Lu dan Januar Robert Silalahi, S.I.Kom sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau masa jabatan 2024-2029. Pengucapan sumpah/janji ini dipimpin oleh Kepala Pengadilan Tinggi Provinsi Kepri, Ahmad Solihin.

Dalam sambutannya, Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengucapkan selamat kepada kedua anggota DPRD Kepri yang baru dilantik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, saya ucapkan selamat kepada Bapak Ariyanto Lu dan Bapak Januar Robert Silalahi. Semoga dapat menjalankan amanah ini dengan baik, khususnya dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat Kepri,” ujar Wagub Kepri.

Pengambilan sumpah/janji kedua anggota DPRD Kepri ini menyusul 43 anggota DPRD Kepri yang telah dilantik sebelumnya. Kedua anggota baru tersebut menggantikan dua anggota DPRD yang mengundurkan diri, yaitu Nyanyang Haris Pratamura dari Partai Gerindra dan Eri Suandi dari Partai PDI Perjuangan, yang mengundurkan diri untuk maju pada Pilkada Kepri 2024.

“Hari ini ditetapkan Ariyanto Lu dari Partai Gerindra menggantikan Nyanyang Haris Pratamura, dan Januar Robert Silalahi dari PDI Perjuangan menggantikan Eri Suandi sebagai anggota DPRD Kepri 2024-2029,” jelas Iman Sutiawan.

Rapat paripurna ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan DPRD Kepri lainnya, termasuk Wakil Ketua I DPRD Kepri Hj. Dewi Kumala Sari, Wakil Ketua II DPRD Kepri Tengku Afrizal Dahlan, dan Wakil Ketua III DPRD Kepri Bahtiar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses