Wanita Cantik di Tanjungpinang ini Tipu Warga Berkedok Arisan Online, Begini Modusnya

Seorang wanita inisial YR ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok arisan online

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Seorang wanita ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok arisan online. Pelaku inisial YR diketahui sudah menipu puluhan korban, baru lima korban yang melaporkan ke polisi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra menjelaskan, awalnya tersangka membuka arisan online bernama Duos Elite.

Dalam arisan tersebut, peserta diiming-imingi oleh tersangka mendapatkan keuntungan 30 persen, sehingga peserta menyetor uang kepada tersangka dari puluhan hingga ratusan juta.

“Sampai hari yang ditentukan juga uangnya tidak ada yang dikembalikan, termasuk keuntungan yang dijanjikan juga tidak ada,” ujarnya kepada awak media, Jumat (1/10).

Ia menyampaikan, tersangka juga membuat grup WhatsApp (WA) untuk meyakinkan peserta.

Dalam grup tersebut, tersangka memasukan peserta dan juga peminjam. Namun, setelah dilakukan penelusuran nama peminjam tersebut ternyata tidak ada atau fiktif.

“Di grub whatsapp itu tersangka menyampaikan bahwa ini ada peminjam dan investor, ternyata setelah kita cek nama-nama peminjam tidak ada, itu hanya akal-akalan tersangka,” ujarnya.

Ia mengatakan, uang ratusan juta hasil penipuan digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Tersangka menggunakan uang untuk membayar cicilan, membeli mobil, membayar utang dan untuk biaya hidup.

“Uang itu juga digunakan pelaku untuk liburan,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku yang diduga berperan sebagai admin arisan online tersebut, dapat dijerat Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.

“Kami masih mendalami kasus ini. Kemungkinan ada pelaku lainnya,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.