
TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang terus melakukan pengembangan terkait adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus pembunuhan Zainudin (49) pengusaha besi tua di Tanjungpinang.
“Untuk sementara ini baru dua (tersangka) ini,” ujar Kepala Satreskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra, Rabu (29/9).
Rio mengungkapkan, hingga saat ini penyidik masih menelusuri informasi bahwa keluarga dari salah seorang tersangka mengetahui rencana pembunuhan Zainudin.
“Nanti apakah orang-orang yang membantu itu pasif atau aktif, nanti kita kembangkan lagi,” sebutnya
“Kemarin infonya begitu, cuma kita masih dalami lagi, nanti kalau ada kaitannya akan kita proses,” lanjutnya.
Diketahui, dalam kasus ini.polisi meringkus dua orang tersangka yakni Zulkifli alias Joy (27) dan Ariansah.
Kedua tersangka diringkus di dua lokasi yang berbeda. Tersangka Ariansah ditangkap di Tembilahan, Indragiri Hilir, sedangkan Joy diamankan di Indragiri Hulu.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra menyampaikan pembunuhan korban bermotif perampokan.
“Motifnya itu untuk mengambil uang korban, karena dua pelaku ini tau, bahwa Zainudin habis melakukan transaksi jual besi tua,” ujarnya kepada awak media, Rabu (29/9) sore.
Ia mengatakan, setelah berhasil membunuh korban dengan menjerat leher dengan tali, pelaku Joy mengambil uang Rp 260 juta milik korban yang sebelumnya disiapkan untuk membeli besi tua.
“Sampai saat ini, pelaku Ariansah mengaku hanya diberi Rp 3,5 juta,” ucapnya.
Ia menambahkan, pelaku Joy menggunakan uang tersebut untuk membeli rumah, motor dan perhiasan dengan menggunakan uang milik korban.
“Yang jelas, Joy merupakan otak dibalik pembunuhan ini,” ucapnya.