Soal Insentif Nakes yang Belum Terbayarkan, ini Penjelasan Kadinkes Kepri

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Muhammad Bisri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Muhammad Bisri

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT Sungguh miris nasib para tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam hal penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau hingga kini belum menerima dan menikmati insentif selama 6 bulan.

Hal ini terungkap setelah sejumlah papan bunga yang terletak di gedung daerah dan tempat-tempat kantor pejabat lainnya yang bertuliskan keluhan soal insentif belum dicairkan sempat viral di Kota Tanjungpinang beberapa hari yang lalu.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Kepri Mohd Bisri mengungkapkan, sebenarnya terkait insentif sudah dibahas sejak awal tahun 2021 karena ada perubahan sistem dalam administrasi keuangan.

“Sebenarnya kita sudah membahasnya dari awal tahun, tapi karena ada perubahan sistem dalam administrasi keuangan, SIPD turun memperlambat proses. Hari ini Sudah mulai dibayarkan walupun per 3 bulan,” jelas Bisri.

Bisri juga menambahkan, saat ini pihaknya hanya menunggu proses administrasi saja, tergantung bagaimana tim bagian keuangan Rumah Sakit menyelesaikan prosesnya.

“Yang sudah clear Oktober-Desember sudah dibayar, Januari-Maret masih ada perbaikan untuk penyesuaian data. Selesai ini akan langsung dibayarkan tunggakan 3 bulan tahap ke-2,” pungkasnya.

Pewarta : Ilham Chairi Mubaroq
Editor     : Prengki Simanjuntak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.