Soal Kebakaran Hutan Lindung, Rahma Minta Pihak Provinsi untuk Membuat Portal

Walikota Tanjungpinang, Rahma
Walikota Tanjungpinang, Rahma

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT Beberapa hari belakangan ini peristiwa bencana kebakaran lahan dan hutan terus terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun, sejak bulan Januari hingga Februari sudah 40 titik kebakaran terjadi di Kota Tanjungpinang.

Salah satu kebakaran terjadi di Kota Tanjungpinang terjadi di Hutan Lindung, suka berenang.

Dalam kebakaran yang terjadi di Hutan Lindung, salah satu armada mobil damkar ikut terbakar.

Kejadian itu menjadi perhatian Walikota Tanjungpinang, Rahma untuk meningkatkan kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan di Wilayah Kota Tanjungpinang.

“Tentu kita lebih tingkatkan kewaspadaan kita, karena tentu dengan hilangnya suatu armada mengurangi armada mobil dankar kita jadi selama ini 8 sekarang tinggal 7,” kata Rahma, Rabu (24/2/2021) saat menghadiri apel kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan, di Polres Tanjungpinang.

Rahma juga mengatakan untuk saat ini mobil kebakaran hanya ada di Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang saja.

Rahma mengungkapkan kejadian kebakaran hutan lindung terdapat hydrant 12 buah namun hanya satu yang berfungsi saja.

“Mudah-mudahan dari Pemerintah Provinsi dalam hal ini dinas terkait untuk segera memperbaikinya karena sudah beberapa kali terjadinya kebakaran di lokasi hutan lindung itu,” ungkap Rahma.

Rahma juga meminta kepada pihak Pemerintah Provinsi yang dalam hal ini mempunyai kewenangan hutan lindung untuk membuatkan portal agar membatasi dan memantau seseorang yang keluar masuk hutan lindung.

“Kepada Provinsi dalam kewenangannya untuk hutan lindung, tolong di buatkan portal sehingga orang keluar masuk bisa dibatasi,” pungkas Rahma.

Pewarta : Ilham
Editor     : Prengki

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.