
TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Satu unit rumah warga di wilayah RT 04 RW 02, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, tersambar petir dan hampir ludes dilalap sijago merah.
Rumah tersambar petir itu diketahui milik Bapak Rusman yang sangat memprihatinkan kondisinya, mulai dari atap dan dinding rumah hangus terbakar.
Begitu juga kondisi isi dalam rumahnya yang teracak-acak dan sebagian sudah dalam kondisi hangus terbakar.
Menurut penuturan Armiana Gusti anak pak rusman yang saat itu berada di lokasi, kejadian tersebut terjadi pada pukul 15.00.
Saat kejadian tersebut rumah orang tuanya dalam keadaan kosong dan dirinya tengah berada di rumah mertuanya.
“Baru tau dari keponakan suami saya, rumah mamak saya kebakaran, jadi orang disini udah bantu sudah berkecai semuanya, yang bertahan di bagian belakang rumah saja,” kata Armiana Gusti, Minggu (15/11).

“Pada saat petir itu, di rumah mertua saya ada yang pecah, eh ada firasat, ada yang kena nih, dibangunkan saya sama keponakan, katanya rumah nenek kebakar,” ucapnya.
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, karena dikatakan Armiana Gusti saat kejadian tersebut, orang tuanya sedang di isolasi di rumah sakit karena sedang dalm penanganan karena infeksi paru-paru.
Sementara, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tanjungpinang turun melihat kondisi rumah yang tersambar petir tersebut dan memberikan bantuan kepada korban.
“Kegiatan kita malam ini menyerahkan bantuan korban petir, itu dapat informasi dari pak kelurahan
Bahwasanya telah terjadi bencana petir, di Kelurahan Kampung Bugis RT 03/RW 02 dan kami langsung melakukan pendataan,” kata ketua Tagana Kota Tanjungpinang, Hamdan Syahrial.
Hamdan mengatakan setelah melakukan pendataan, bantuan langsung disalurkan untuk diberikan kepada korban yang rumahnya di sambar petir tersebut.

“Kita catat bahwa satu rumah itu dalam kondisi parah pendataan terus kita lakukan bantuan, karena sifatnya begitu jam berapa saja kita salurkan bantuan itu,” ujarnya.
Ia pun mengimbau untuk masyarakat untuk lebih berhati-hati karena di daerah tersebut sudah beberapa kali terkena petir, apalagi di bulan cuaca ini sedang tidak menentu.
“Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap cuaca saat ini, daerah ini juga sudah beberapa kali kena petir,” pungkasnya.
Pewarta : Ilham
Editor : Prengki