Agus Chandra Ajak Warga Tanjungpinang Buka Buku Tabungan Bank Sampah

Anggota DPRD Tanjungpinang, Agus Chandra Wijaya, SH.,SE para pengelola Bank Sampah di KSM Cermai di Jalan Sei Jang, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang bulan lalu.

TANJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Chandra Wijaya, SH.,SE mengajak warga masyarakat Tanjungpinang untuk membuka buku tabungan Bank Sampah, di KSM Cermai maupun ditempat KSM lainnya.

Ajakan itu diungkapkan, Sabtu (3/10/2020), setelah reses bersama para pengelola Bank Sampah di KSM Cermai di Jalan Sei Jang, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang bulan lalu.

Menurut Agus, Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan.

“Tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah. Warga yang menabung yang juga disebut nasabah memiliki buku tabungan dan dapat meminjam uang yang nantinya dikembalikan dengan sampah seharga uang yang dipinjam,” ujar Agus, Sabtu (3/10/2020).

Nantinya, lanjut Agus, sampah yang ditabung ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang dan akan dijual di pabrik yang sudah bekerja sama.

Anggota DPRD Tanjungpinang, Agus Chandra Wijaya, SH.,SE para pengelola Bank Sampah di KSM Cermai di Jalan Sei Jang, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang bulan lalu

“Sedangkan plastik kemasan dibeli ibu-ibu PKK setempat untuk didaur ulang menjadi barang-barang kerajinan,” tutur Ketua Fraksi NasDem di DPRD Tanjungpinang ini.

Agus mengungkapkan, tujuan dibangunnya bank sampah sebenarnya bukan hanya bank sampah itu sendiri, melainkan Bank Sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat ‘berkawan’ dengan sampah.

Selain itu, ujar Agus, tujuan lainnya adalah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah.

“Jadi, bank sampah tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus diintegrasikan dengan gerakan 4R sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat,” tambahnya.

Anggota DPRD dari dapil Bukit Bestari ini mengatakan, Baank sampah juga dapat dijadikan solusi untuk mencapai pemukiman yang bersih dan nyaman bagi warganya.

“Dengan pola ini maka warga selain menjadi disiplin dalam mengelola sampah juga mendapatkan tambahan pemasukan dari sampah-sampah yang mereka kumpulkan,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.