TANGJUNGPINANG | WARTA RAKYAT – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau melakukan peninjauan mesin sewa berkapasitas 25 Mega Watt (MW) yang berlokasi di Air Raja, UP3 Tanjung Pinang.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan daya guna menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Bintan dan sekitarnya.
Peninjauan tersebut dilakukan langsung oleh General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, bersama jajaran manajemen dan tim teknis untuk memastikan kesiapan operasional unit pembangkit dalam mendukung sistem kelistrikan setempat.
Berdasarkan proyeksi dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), kebutuhan daya Sistem Bintan pada tahun 2027 diperkirakan mencapai 120 MW.
Seiring dengan pertumbuhan pelanggan dan peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut, percepatan tambahan pasokan daya menjadi langkah strategis untuk menjaga margin cadangan serta memastikan kontinuitas layanan listrik kepada masyarakat.
General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menegaskan komitmen PLN dalam memastikan kecukupan dan keandalan pasokan listrik di wilayah Kepulauan Riau.
“Keandalan sistem adalah prasyarat utama pertumbuhan ekonomi. Melalui penguatan kapasitas dan cadangan daya ini, PLN hadir sebagai _enabler_ pembangunan daerah, memastikan listrik yang andal, adaptif, dan siap menopang akselerasi investasi serta transformasi energi di Kepulauan Riau,” ujar Didik, Sabtu 14 Februari 2026.
Ia menambahkan, PLN terus melakukan perencanaan dan evaluasi sistem secara berkelanjutan agar mampu mendukung pertumbuhan investasi, sektor pariwisata, serta kebutuhan masyarakat di wilayah Bintan dan Tanjung Pinang.
Melalui langkah strategis ini, PLN UID Riau dan Kepulauan Riau optimistis sistem kelistrikan Bintan akan semakin andal, adaptif, dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.






