Hampir BO, PLN Karimun Tegaskan Masyarakat Tak Main Layangan Dekat Jaringan Listrik

Layang-layang tersangkut jaringan PLN penyebab listrk padam sekitar dua puluh menit di Tanjung Balai Karimun, Minggu (8/2/2026).

KARIMUN | WARTA RAKYAT – PLN Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menegaskan masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

Sebab, dapat menyebabkan pasokan listrik menjadi terganggu, dan juga bisa jadi sebagai penyebab listrik padam.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi pada, Minggu (8/2/2026), listrik di Tanjung Balai Karimun hampir padam menyeluruh (Blackout) akibat layang-layang berukuran besar.

Tim PLN Karimun langsung bergerak cepat melakukan penormalan kembali. Kejadian tersebut sempat mengakibatkan listrik padam sekitar dua puluh menit.

“Gangguan yang terjadi disebabkan oleh layangan berukuran besar disekitar Kecamatan Tebing. Mesin PLN trip karena kejutan dari penyulang besar dan hampir BO,” ungkap Ahmad Subhan Hadi.

Dijelaskannya, bermain layangan disekitar jaringan PLN sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

Bahaya langsung yang berdampak antara lain terjadinya induksi melalui benang, induksi lompatan listrik dari hubungan singkat kabel, bahkan bisa menyebabkan aset PLN rusak/putus dan mengenai sekitar.

“Tidak hanya jadi penyebab listrik padam, tapi juga ada potensi membahayakan bagi yang bermain layang-layang dan juga masyarakat lainnya,” ujar Ahmad Subhan Hadi.

Dikatalannya, sistem kelistrikan di seluruh kepulauan yang masih belum terkoneksi sistem daratan tergolong riskan akan adanya gangguan dengan arus yang besar seperti petir, hubungan singkat akibat gangguan eksternal seperti layangan.

Hal ini dapat berdampak kepada gangguan meluas, bahkan sampai berpotensi blackout dan mengganggu kehandalan pembangkit.

Oleh karena ia mengimbau untuk seluruh masyarakat agar tidak bermain layangan di sekitar jaringan PLN.

“Kami ke depan akan melakukan patroli dan secara aktif melarang adanya kegiatan tersebut demi keselamatan masyarakat dan kenyamanan bersama,” tegas Ahmad Subhan Hadi.

Dia meminta kepada masyarakat juga turut membantu mengingatkan kembali atas bahaya tersebut.

“Jika ada temuan terkait layangan dapat menginfokan ke petugas PLN untuk dapat di tindak lanjuti,” pungkasnya. (Nov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses